Mantan Kades Rumah Gerat, Bebas Bukit : Hati-hati Dugaan Politik Uang

Mantan Kades Rumah Gerat, Bebas Bukit : Hati-hati Dugaan Politik Uang
Bagikan

METRORAKYAT.COM,RUMAH GERAT – Mantan Kades Rumah Gerat Kec. Biru-biru Deli Serdang, Bebasta Bukit S.Pd mengingatkan warga yang bersiap memilih kepala desa hati- hati dengan dugaan politik uang.

Ia menduga politik uang jalan pintas yang instan ditempuh banyak pihak dalam berbagai kontestasi termasuk pemilihan kepala desa (Pilkades).

“ Misalnya bagi – bagi beras atau materi berbentuk uang, selalu digunakan sekelompok oknum untuk mencapai tujuannya, “ ujarnya kemarin.

Untuk itu, ia mengimbau agar warga desa termasuk penduduk Rumah Gerat berhati – hati menyikapi politik semacam ini.

“ Yakinlah, kalau ada oknum yang menggunakan politik uang , maka kelak ia akan mencari segala cara agar uang yang keluar tadi bisa kembali lagi. Saya tidak sedang menuduh seseorang, nah seandainya oknum sedemikian yang menjadi pimpinan di desa, bagaimana , “ ujarnya bertanya.

Solusi terbaik menghadapi Pilkades menurutnya dengan melihat program kerja yang ditawarkan si calon. Warga dapat menilai program tersebut dengan menyesuaikan kondisi desa sekarang dan masa depan.

“ Melalui programnya kita dengan terang benderang akan melihat niat mulia si calon dalam mengikuti Pilkades. Artinya, jangan seperti membeli kucing di dalam karung, “ ujarnya mantan Kades sambil member perumpaan.

Lagi pula, katanya Pilkades tahun 2022 tidak sama dengan Pilkades sebelumnya terutama dalam hal pembiayaan. “ Tahun ini semua dana Pilkades tidak dibebankan kepada si calon. Inilah kemajuan demokrasi Indonesia yang harus kita jauhkan dari niat yang tidak terpuji, “ ujar mantan Kades sarat pengalaman tersebut.

Bebasta Bukit dalam pengabdiannya , sukses membuat jembatan Lau Semeimei tahun 2005 dan membuka akses jalan dari Rumah Gerat ke Namopakam. Namun pembangunan akses jalan ke Seluelue Kec. Namorambe dan  pembangunan jembatan Lau Limat belum terselesaikan sebab keburu penugasannya selesai.

Semangat membangun semacam itu menurutnya mesti dimiliki calon Kades zaman now. “ Perhatikan prinsip – prinsip jiwa membangun dan programnya. Bukan dilihat wani piro, sebab nantinya terimbas kepada pembangunan desa kita,” ujarnya member saran. (MR/Jb)

Admin Metro Rakyat News