Diduga Bahan Bakar Minyak Bio Solar Ilegal Berkedok Industri Marak Di Perikanan Gabion Belawan
METRORAKYAT.COM, BELAWAN – Apa bisa! Tangki Pertamina bewarna biru terlihat sedang mengisi Di APMS (Agen Premium Dan Minyak Solar) 15.204.004 Gabion Belawan, Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, sekilas menarik pandangan, ketika tertangkap kamera awak media ini,
Unik untuk dibahas mengapa memakai tangki warna biru, kenapa tidak menggunakan tangki bewarna merah?
Kemudian hal Ini bergulir, timbul pertanyaan dari benak warga Belawan yang enggan di tuliskan namanya ini, terkait pengisian bahan bakar minyak bio solar yang memakai tangki warna biru tersebut, konon katanya kenapa tidak bewarna merah.
“Sementara APMS (Agen Premium dan Minyak Solar) yang ada di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan terlihat semuanya tangki bewarna Merah,
Kita duga bahan bahan bakar bio solar yang masuk ke APMS (SPBU Mini)15.204.004 tersebut patut diduga minyak ilegal berkedok industri sebab menggunakan mobil Tangki Pertamina Industri bewarna biru.” Ujar inisial BS(50) Warga Belawan lain.
“Jika ditaksir harga industri lebih tinggi dari pada subsidi (Tangki Pertamina bewarna merah).” Katanya lagi.
Pantauan awak media lapangan, Jumat (21/01/2022) Di APMS (SPBU Mini)15.204.004 itu, sekira Pukul 15.40 WIB, selain pengisian mobil tangki Pertamina Industri bewarna biru. tampak juga fenomena lain, kegiatan mobil jenis Colt Diesel(mobil mini) sedang mengisi ke drum drum lalu keluar tak khayal mengisi ke gudang gudang Gabion Belawan, jika hal tersebut tidak dibenarka, indikasinya ada kelemahan petugas Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) yang tidak optimal
“Lain lagi pengisian pada boat- boat atau pukat trawl, itu patut diduga juga tidak memakai rekomendasi, hal itu diduga mengakibatkan kerugian negara,” beber sumber lagi.
Upaya konfirmasi wartawan kepada Kepala PPS Belawan ketika mengadakan pertemuan dan menerima kunjungan kerja Apprasial Mission dari Prancis, di aula pertemuan PPS Belawan, namun belum berhasil, kemudian dikejar melalui pesan Singkatnya, Sabtu (22/01/2022) Kepala PPSB Henry Batu Bara sampai berita ini diturunkan belum menjawab.(MR/Aril)
