Cegah Karlahut, Perusahaan PT Inecda Lakukan Pelatihan
METRORAKYAT.COM, INDRAGIRI HULU – Untuk pencegahan kebakaran lahan dan hutan di lingkungan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Inecda melakukan pelatihan terhadap enam Kelompok Tani Peduli Tani Api ( KTPA ) Selasa (18/01/2022)
Humas PT Inecda, Joko mengatakan Perusahaan Perkebunan PT Inecda Plantation yang bergerak di bidang perkebunan memberikan pelatihan kepada Enam Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) yang dibentuknya pada wilayah lingkungan Perusahaan di enam Desa di lima Kecamatan Inhu.
Adapun KTPA tersebut KTPA Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat, KTPA Sei Babat Kecamatan Seberida, KTPA Titian Resak kecamatan Seberida, KTPA Desa Talang Sungai Limau Kecamatan Rakit kulim, KTPA Desa perkebunan Sungai Parit Kecamatan Sei Lala dan KTPA Desa Petalongan Kecamatan Pasir Penyu.
Dikatakan, dalam pelatihan tersebut turut hadir GM PT Inecda, Khamdi dan sejumlah Staf dan karyawan, tiga puluhan anggota KTPA dari 6 KTPA, dan sejumlah kepala desa yakni kepala desa Tani Makmur Sulistio , Kades Seibabat Jamini, Kades Petalongan Erwin , Kades Talang Sungai limau Girno.
Selain itu hadir juga Camat Seberida yang diwakili oleh Kasi trantib, Muji Santoso, Bhabinkamtibmas Desa Tani Makmur Aipda Rizki Bayu,Bhabinsa Desa Tani Makmur Ependrisal dan mengundang dari Manggala Agni Daops Sumatera bagian VII Rengat untuk memberikan materi pemahaman pencegahan lebih kurang satu jam, setelah itu dilanjutkan simulasi pemadaman karlahut dilapangan depan kantor kebun management PT Inecda katanya.
Kades Sei Babat, Jamini menyampaikan apresiasi apa yang di lakukan oleh perusahaan perkebunan PT Inecda Plantation kepada KTPA binaan perusahan ini dapat menjadikan harapan dalam memerangi api dan mencegah kebakaran di saat musim kemarau.
Genderal Manager (GM) PT Inecda Plantation ,Khamdi dalam sambutannya mengharapkan agar Tim KTPA yang kita bentuk dan kita bina selama ini menjadi garda terdepan dalam pencegahan karlahut.
Sehingga dengan upaya perusahaan dan kepedulian masyarakat , semoga KTPA ini dapat memenuhi harapan apa yang dicita citakan Bapak Presiden kita Bapak Jokowi, bebas dari asap.
KTPA diharapkan bukan hanya sebagai serimonial saja tapi dapat menciptakan nol titik api, sebagai mana yang sudah kita lakukan tahun sebelumnya diwilayah kita.
” Mari sama sama menjaga api, dengan semangat besar ber koustum merah namun wilayah kita tidak ada merah api,” kata GM ( MR/Butar ).
