Bupati Sorong Selatan Mengapresiasi Dukungan Masyarakat Adat dan Mahasiswa Atas Pencabutan Ijin Kelapa Sawit

Bupati Sorong Selatan Mengapresiasi Dukungan Masyarakat Adat dan Mahasiswa Atas Pencabutan Ijin Kelapa Sawit
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN– Bupati kabupaten Sorong Selatan Samsudin Anggiluli, SE mengapresiasi dukungan yang berdatangan dari Masyarakat adat dan Mahasiswa terkait dengan pencabutan izin pengololan perkebunan kelapa sawit di wilayah Sorong Selatan.

Terkait dengan gugatan yang diajukan dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yakni PT.Anugerah Sakti Internusa (ASI) dan PT. Persada utama Agromulia (PUA) secara resmi telah terdaftar di pengadilan tata usaha negara (PTUN) Jayapura dengan tujuan menggugat keputusan Bupati Sorong Selatan yang dikeluarkan pada bulan Mei 2021 lalu tentang pencabutan izin usaha kedua perusahaan sawit tersebut yang akan menjalankan persidangan pada 10 Januari mendatang.

Lanjut Bupati Kabupaten Sorong Selatan Rabu, (5/01/2022) mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan siap menghadapi gugatan yang diajukan dua perusahaan perkebunan sawit di PTUN Jayapura.

Dirinya menjelaskan, surat keputusan pencabutan ijin usaha perusahaan sawit itu, merupakan tindaklanjut atas rapat evaluasi bersama KPK, Pemerintah Provinsi Papua Barat dan sejumlah kepala daerah di Manokwari.

“Silahkan saja. Kita pemerintah daerah akan tetap menghadapi siapa pun dan saya kira itu hak dari perusahaan. Tentu kita pemerintah daerah sudah punya dasar. Kita melakukan pertemuan dengan KPK dan bapak gubernur, terkait dengan evaluasi terhadap perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Papua Barat. Saat itu disampaikan bahwa, ada beberapa perusahaan kelapa sawit yang harus segera kepala daerah cabut izinnya. Nah kita di Kabupaten Sorong Selatan ada dua perusahaan sawit yang telah kita cabut izinnya. Kita sudah siap untuk menghadapi gugatan yang disampaikan oleh dua perusahaan kelapa sawit itu,” ungkapnya.

Bupati juga melanjutkan bahwa sebelumnya para tokoh dan masyarakat pemilik hak ulayat, Organisasi kepemudaan juga telah melakukan aksi penolakan terhadap kedua perusahaan kelapa sawit tersebut. (MR/DEWA).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.