Ruas Jalan Propinsi di Garoga Taput Hancur
METRORAKYAT.COM, GAROGA – Jalan propinsi yang terbentang dari Kecamatan Pangaribuan sampai ke Garoga Tapanuli Utara ( Taput) hancur. Pantauan metrorakyat.com, Sabtu (18/12/2021) kerusakan utama berada di seputaran Desa Najumambe sekitarnya.
Sejumlah warga yang ditemui di Garoga mengatakan kondisi jalan tersebut bagaikan “lagu wajib” bagi pelintas jalan. Keluhan warga berkali-kali disampaikan ke berbagai pihak khususnya Pemprov Sumut, namun realisasinya nihil.
Warga di kawasan itu April 2021 sempat mendirikan Forum Masyarakat Peduli Percepatan Perbaikan Jalan. Langkah tersebut dikabarkan sebagai bentuk keperdulian warga. “ Menunggu pihak propinsi bertindak rasanya terlalu lama,” ujar warga bermarga Pakpahan.
Keperdulian ini direalisasikan dengan mengumpulkan dana pembeli material pasir dan batu. Sedangkan pihak kabupaten Taput menyediakan alat berat dan beberapa tong aspal.
Pantauan di kawasan Desa Najumambe kemaren, tampak kendaraan roda empat berhati-hati melintasi jalan rusak tersebut. Kedua sisi jalan tergerus dan membuat ruas jalan menyempit. “ Minggu lalu ada mobil yang terperosok disini dan terpaksa ditarik alat berat, “ ujar Pakpahan.
Kerusakan ruas jalan diduga akibat dilintasi truk overtonase yang mengangkut kayu hutan. Sementara perawatan jalan tidak dilakukan dengan maksimal selain pengerasan saja.
Kecamatan Garoga dikenal sebagai kecamatan terluas di Taput. Selain sebagai produsen jagung terbesar di Taput juga menghasilkan produk pertanian lain seperti karet, coklat serta padi.
Garoga adalah daerah yang dimekarkan dari Kecamatan Pangaribuan 11 Maret 1968. Disana terdapat 13 desa , 39 dusun dengan jumlah penduduk sekira 16.833 jiwa.
Gubsu Edy Rahmayadi dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting saat hadir pada HUT Taput 22 September 2021 menyataka akan melakukan perbaiki jalan.(MR/Jen)


