Puluhan Warga Teluk Sitimbul, Korban Penipuan, Masih Berharap Uangnya Kembali.
METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Puluhan Warga Telik Sitimbul Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, telah menjadi korban penipuan enam bulan lalu (Juni 2021) dengan modus Subsidi Meteran Lestrik, oleh salah seorang oknum yang mengaku Pegawai PLN Karimun.
Modus Penipuan tersebut dilakukan oleh salah seorang oknum yang tidak bertanggung jawab, yang menyamar sebagai Pegawai PLN, dengan menjanjikan Meteran Sudsidi, yang hanya dikenakan biaya Rp 1.500.000/meteran.
Menurut informasi dari salah seorang korban, Ati (48) Warga Teluk Sitimbul mengatakan kepada Metrorakyat.com Selasa (21/12) bahwa si korban dijanjikan Meteran Listrik 4 Am dengan membayar Rp 1.500.000 ditambah biaya Instalasi Rp 400.000, dengan iming iming dua hari setelah proses instalasi selesai.
Meteran Listrik tersebut sudah dipasang, namun sampai saat ini, rumah si korban tersebut belum dialiri arus listrik.
” Saya dijanjikan Meteran Listrik subsidi Pemerintah, dan dia meminta uang Rp 1.500.000 untuk bayar Meteran, dan Rp 400.000 biaya instalasi. Memang instalasi sudah selesai, tetapi tunggu punya tunggu, sampai saat ini Meterannya tak kunjung dipasang. Kami sudah berusaha mencari pelaku, namun informasi yang kami dengar, dia sudah kabur dan dia juga sudah dilaporkan oleh korban yang lain kepada pihak yang berwajib. Hanya dengan susahnya ekonomi saat ini, yang hanya mengharapkan hasil menjaring ikan dilaut, kami masih menginginkan uang kami kembali,” pungkasnya.
Kepala PLN Karimun melalui Supervisor Pelayanan Nainggolan ketika dihubungi metrorakyat, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengetahui kejadian tersebut, dan masih banyak lagi yang menjadi korban, selain Warga Teluk Sitimbul. Beliau juga mengatakan jika pihaknya sudah pernah menegur yang diduga sebagai pelaku dugaan tindak pidana tersebut, dikarenakan mengenakan atribut PLN dalam menjalankan aksinya, ketika ditanya, apakah pelaku ada kerjasama dengan PLN Karimun, beliau menjawab, tidak ada kerjasama dan tidak kenal dengan pelaku yang diduga berinisial E.
“Kami sudah mendengar informasi ini enam bulan yang lalu, bahkan saya sempat menegur beliau saat ketemu dilapangan, dijarenakan menggunakan atribut PLN dibajunya “ungakapnya.
Pelaku tersebut berinisial E, sambungnya, berciri ciri badan tegap dan tinggi.
“Iya memang sudah banyak yang mencari kekantor (PLN Karimun-red) namun dia bukanlah bekerja di PLN Karimun, dan setahu kami, pelaku ini juga sudah dilaporkan oleh korban yang lain ke Polres Karimun,”tuturnya. (MR/Lamhot)
