Perayaan Natal GBKP Runggun Tanjung Balai Karimun Berlangsung Sukses
METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Untuk pertama kalinya Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Tanjung Balai Karimun merayakan Natal digedung gereja yang baru usai dibangun di Komplek Sei Bati, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun. Perayaan Natal tersebut tampak dipimpin oleh Pdt Sabar S Brahmana STh. MA berlangsung hikmad dan dihadiri oleh seluruh jemaat yang ada di Tanjung Balai Karimun.
Perayaan Natal yang berthemakan “Cinta kasih Kristus yang menggerakkan kasih dalam persaudaraan” ( 1 Petrus 1: 22) menjadi nats khotbah yang disampaikan oleh Pdt.Sabar S Brahmana STh MA Didalam khotbahnya Pdt mengajak seluruh jemaat untuk bersukacita, dam saling mengasihi, sebab kristus yang lahir adalah juru selamat manusia, yang akan menanggung seluruh dosa umat manusia.
Ketua Panitia Natal Pak Tarigan ketika diwawancarai metrorakyat.com Sabtu, (11/12) mengatakan bahwa persiapan untuk perayaan natal ini telah matang, para seksi didalam kepanitiaan sangatlah maksimal bekerja, dan didukung lagi dengan semangat dari majelis dan jemaat gereja.
“Untuk persiapan natal ini, kami panitia sudah sangat maksimal dalam bekerja, tentunya hal ini sudah dipersiapkan satu bulan sebelum hari-H, dan ditambah lagi suka cita dan semangat yang besar, bahwa ini adalah Natal perdana setelah kami membangun gereja ini, sekalipun belum sesempurna mungkin, namun dengan waktu yang sangat singkat, kami sudah bisa beribadah disini, dan merayakan natal. Imbuhnya.
Perayaan natal tersebut dimulai pukul 15.00 wib, diisi dengan kegiatan pujian melalui liturgi dan tarian rohani sekolah minggu beserta praghmen yang dipersembahkan oleh permata gereja. Acara tersebut dihadiri oleh para perwakilan gereja protestan yang ada di Karimun seperti, GKPI, HKI, GKPS, juga salah seorang petinggi di kepolisian resort Karimun, Komisaris Polisi Fettermen (Kapolsek Kundur) yang berketepatan sebagai jemaat gereja tersebut.
Ketika dimintai tanggapannya, Kompol Fettermen juga mengapresiasi kinerja dari panitia, dimana acara dapat berlangsung dengan sangat baik, dan tidak mubajir, sehingga tidak memakan waktu yang begitu lama.
Seusai acara ibadah natal, panitia juga menyajikan makan bersama untuk seluruh jemaat dan undangan. (MR/Lamhot)
