oleh

Pedagang Kecil Bertahan Mengembangkan Usaha Di Tengah Pandemi Covid-19

METRORAKYAT.COM, SINGKIL – Sejak kondisi pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia, mengakibatkan roda perekonomian ditengah masyarakat morat marit.

Ida salah seorang pedagang kecil rumah tangga di Singkil, Kabupaten Aceh Singkil yang terdampak akibat Covid-19 harus memutar otak untuk mengembangkan usahanya agar dapat tetap bertahan membantu perekonomian keluarga ditengah pandemi ini.

Untuk terus bertahan ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Ibu dua anak itu, mencoba mengembangkan usahanya dengan jarum jahit dan benang menjahit pakaian menggunakan mesin jahit yang sederhana.

Kendati belum mahir, dengan penuh keyakinan dan kegigihannya, Ibu paruh baya itu terus berusaha dengan alat seadanya membantu perekonomian keluarga.

Bukan tanpa alasan, Ia memilih usaha menjahit itu. Selain membantu perekonomian keluarga ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Ida mencoba menjadi penjahit pakaian, juga ingin membimbing anak bungsunya yang sudah mulai dewasa untuk dapat mandiri tidak mudah menyerah.

Apalagi seiring dengan perkembangan zaman ditambah kondisi pandemi covid-19 ini, banyak kebutuhan ditengah situasi yang semakin sulit ini.

“Dari ini saya pun ikut terjun membantu sang suami yang berprofesi sebagai nelayan, dengan berdagang kecil-kecilan serta menekuni profesi menjahit dirumah,” jelas Ida, Selasa (14/12/2021).

Sehingga usai sang suami pulang dari melaut, dapat bergantian menjaga dagangan mereka dihalaman rumahnya.

Ida mulai berpikir mencari cara bagaimana membantu ekonomi keluarga ditengah masa pandemi ini agar anak-anaknya bisa makan dan memberikan jajan hari demi hari.

Awalnya Ida mencoba untuk bercocok tanam hias, lalu menjual gas elpiji 3 kg seraya menekuni profesi menjahit dirumah. Bisnis Ide yang muncul dibenaknya itu ternyata disetujui oleh suaminya yang juga membuka warung kopi.

Menjalani usaha dengan modal seadanya dan bahu membahu dalam keluarga kecilnya, sebenarnya sangatlah sulit mengingat kondisi saat ini.

Dengan semangat kebersamaan dalam keluarga kecilnya, Ida bersama sang suami tercintanya terus berupaya bangkit menjalani usahanya ditengah pandemi covid-19 dengan meneteskan protokol kesehatan.

Hari demi hari terus dijalani menjalankan usahanya dan menambah modal usahanya dari keuntungan yang didapat, mereka pun terlihat bersemangat menjalani dan mengembangkan usahanya. “Ibarat pepatah sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”, ujarnya.

Disatu sisi dia juga harus memikirkan omzet daya beli masyarakat yang sangat menurun ditengah masa pandemi covid-19 ini.

Dia juga berpikir setidaknya dalam usaha yang digelutinya dapat bermanfaat bagi keluarga dan dapat memotivasi bagi kaum hawa lainnya untuk dapat berinovasi membantu perekonomian keluarga ditengah masa pandemi ini.(MR/ESP)

Breaking News