Komunitas Yamakam memiliki Grafik Tertinggi di Kabupaten Maybrat Dibandingkan Komunitas lain

Komunitas Yamakam memiliki Grafik Tertinggi di Kabupaten Maybrat Dibandingkan Komunitas lain
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KABUPATEN MAYBRAT– Komunikasi Yang Mama Kambu (YAMAKAM) Kabupaten Maybrat Gelar Natal bersama dalam rangka menyambut Hari kelahiran Yesus Kristus sang putra natal di jemaat GKI Peniel arus Klasis Ayamaru Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Senin, (27/12/2021).

Turut hadir Senator Papua Barat, Bung Pdt.Mamberob Rumakek,S.Si,Teol, Bupati Kabupaten Asmat Elisa Kambu, Perdana Mentri Yamakam Bung Nikodemus Way, Keterwakilan Komunikasi Yamawa, Keterwakilan Komunikasi Yamabos, Anak Anak dari Yamakam dan Tamu undangan.

Nikodemus Way, S.Pd, Perdana Metri Yamakam mengutarakan bahwa sebagai komunitas Yamakam tentunya mereka memanjatkan pujian dan berterima kasih kepada Tuhan dimana pada waktu itu Maria telah melahirkan Yesus yang adalah Tuhan dari Rahimnya, dan kini kami marga-marga yang ada di kabupaten Maybrat yang dilahirkan dari Rahim Perempuan Kambu, kami merasa bersyukur karena kami ada di bumi ini atas anugerah dan kemurahan Tuhan dari rahim perempuan Kambu, tidak ada apa yang kami kembalikan selain hanya  pujian Syukur kepada Tuhan agar Tuhan dapat memberkati Rahim dari mama Mama Kambu.

“Kami juga mempunyai rencana di negeri ini yaitu ada kegiatan-kegiatan sosial yang harus kami laksanakan, tapi kami hanya manusia segi little. Oleh karena itu kami kumpulan-kumpulan komunitas ini dapat merancang sedemikian rupa sehingga diantara saudara-saudara kita saling mengenal sesuai dengan tema Natal di tahun ini yaitu “Cinta kasih Yesus Kristus yang menggerakan persaudaraan, maka kita saling mengenal satu sama satu lalu ketika kita merancang sesuatu dalam rangka melestarikan, melaksanakan karya Tuhan di bumi ini”, kita juga mempunyai tanggung jawab untuk memelihara di bumi ini,”terangnya.

Komunitas YAMAKAM tambahnya, memilih Kaki seribu dan burung Uss, sebagai Logonya. “Karena kita ada di bumi ini tidak hanya kita berdiri begitu tapi kita ada ini karena sebuah simbol atau identitas kita berdasarkan kearifan lokal khusus untuk marga Kambu memiliki dua simbol yaitu kaki seribu dan burung Uss yang artinya kedua binatang ini hidupnya di bawah tanah sehingga orang Kambu mula mula mereka timbul dari tanah ini dan kawin dan berkembang hingga saat ini mereka banyak dan di kerahkan dalam satu komunitas YAMAKAM agar kita saling mengenal,”tutupnya. (MR/DEWA)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.