Ketua Umum GBAI Meneguhkan Pengurus Wilayah II GBAI Kabupaten Maybrat
METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Rev.M.A.Jarollo,S.Th, Ketua umum Gereja Baptis Anugrah Indonesia (GBAI) Meneguhkan Badan pengurus wilayah II GBAI Kabupaten Maybrat provinsi Papua Barat masa layang 2021-2026.
Peneguhan tersebut dilaksanakan di GBAI Jemaat Suka Cita Uter Aitinyo kabupaten Maybrat pada Minggu (5/12/2021). Turut hadir Ketua Umum GBAI Rev.M.A.Jarollo,S.Th, Ketua Demisioner wilayah II GBAI Kabupaten Maybrat Freddik kambu, Ketua Marten Iek,S.Pd,MA, pimpinan sidang Klemens Howay, ST dan Peserta Sidang.
Peneguhan Badan Pengurus Wilayah II GBAI Kabupaten Maybrat diawali dengan ibadah penutupan Konverensi II GBAI wilayah II kabupaten maybrat Provinsi Papua Barat.
Peneguhan tersebut didasarkan pada Keputusan badan pengurus Gereja pusat Gereja Baptis Anugrah Indonesia Nomor :07/5K/BPP GBAI/XI/SRG/2021 Tentang Pengesahan Komposisi dan personalia Badan pengurus wilayah II Gereja Baptis Anugrah Indonesia masa layang 2021 – 2026.
Ketua umum BPP GBAI Rev.M.A.Jarollo,S.Th mengutarakan bahwa konferensi wilayah II GBAI ini telah berakhir dengan baik, sehingga untuk pengurus wilayah II GBAI Kabupaten maybrat masalayang periode 2021-2026 untuk bekerja sama, komitmen bersama untuk mengembangkan pelayanan atau kerajaan Allah di bumi Maybrat.
Kemudian yang kedua pengurus ini perlu ada waktu untuk mereka berdoa karena tanpa doa semua program yang akan dikerjakan tidak terlaksana dengan baik.
Tahapan yang akan dilakukan setelah konferensi adalah raker untuk membahas rumusan dan rekomendasi program yang menyentuh jemaat karena gereja punya tugas melayani.
Lanjut Kantor Wilayah yang sudah ada dan sangat megah serta ada diwilayah yang strategis ini agar pengurus dapat menggunakannya sebagai tempat untuk duduk bersama berkumpul bersama dan merencanakan serta bekerja bersama.
Pertama kali dalam sejarah organisasi GBAI sejak mulai berdiri sampai saat ini, melalui konferensi wilayah II GBAI Kabupaten Maybrat telah menghasilkan wanita dari Gereja ini untuk menjadi Sekretaris wilayah.
Tentunya ini menjadi modal untuk wanita wanita GBAI baik yang di Papua, Papua barat dan tanah Jawa. Saya juga berharap bahwa kalau ada wanita lain yang seperti ini harus percaya dan yakin bahwa wanita baptis juga bisa dipakai untuk menjadi berkat bagi wanita lain.”tegasnya.
Sementara itu Ev Marthen Iek,S.Pd ketua wilayah II GBAI Kabupaten maybrat masalayang 2021-2026 mengungkapkan bahwa sebelum kami melangkah untuk melakukan program kerja maka tentunya kami harus melakukan konsulidasi organisasi.
Konsulidasi organisasi yang dimaksudkan yaitu Kami akan konsulidasi ke gereja dan pos Pi guna mengetahui masalah atau kendala yang dihadapi setiap Jemat.
Lanjut kami juga akan konsulidasi dan melakukan pendataan statistik jemaat untuk mengetahui jumlah anggota jemaat tetapi juga potensi sumber daya yang miliki setiap jemaat.
Dari data yang telah dikumpulkan kami mengolompokannya berdasarkan kebutuhan dan dikawinkan dengan program yang akan dirumuskan oleh tim perumus untuk dibawakan ke raker baik program jangka pendek dan menengah
“Setelah kami melakukan Konsulidasi kami tau semua persoalan dan kebutuhan lalu kita kelompokan Menjadi program prioritas,jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang selanjutnya dikawinkan dengan program yang akan dirumuskan oleh tim perumus dan dibahas dalam raker nanti,”tandasnya.
Program yang ditekankan ketua umum yaitu semua program yang akan dikerjakan harus diawali dengan doa puasa bersama maka tentunya itu akan dilakukan di Tahun Baru sebelum akan memulai program kerja organisasi.
“Mekanisme yang akan kami pakai dalam melayani jemaat yaitu keutuhan,kerja sama karena dalam kepengurusan ini kami sudah melibatkan keterwakilan dari semua Jemaat sehingga nanti aspirasi atau program kerja dari setiap jemaat sudah ada keterwakilan didalamnya,”tutupnya.(MR/Desianus Watho).
