Gelar Rapat Bersama : KPMK Bersama Kepala Kampung Se Kabupaten Maybrat
METRORAKYAT.COM, MAYBRAT -Klemens Howay,ST, kepala bagian pemerintahan kampung (KPMK) kabupaten Maybrat provinsi Papua Barat menggelar rapat bersama 259 di gedung Samubah Ayamaru, Selasa (7/12/2021).
Klemens Howay,ST mengutarakan kepada Media ini bahwa agenda rapat hari ini sesuai dengan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan dan pembinaan kemasyarakatan.
” Ada tiga hal penting yaitu, kaitan dengan hak-hak aparatur kampung tahap 2 dan 3 yang belum dibayar agar para kepala kampung segera melengkapi persyaratan administrasi dan dokumen agar pencarian satu kali atau 100 %. Berkaitan dengan program BPJS ketenagakerjaan kami di kabupaten Maybrat sudah bekerjasama mulai dari tahun 2017 itu kita sudah melakukan penyetoran bahkan kita juga sudah pernah mendapatkan penghargaan dari BPJS,”jekasnya.
Dilanjutkan lagi, pada kesempatan ini, dia mengharapkan kepada para kepala kampung agar menyiapkan dokumen atau data yang berkaitan dengan kartu yang gunakan ketika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan misalnya sakit,meninggal atau kecelakaan itu yang mereka gunakan sebagai Rujukan.
“Memang pernah BPJS Kesehatan sudah berikan tapi datanya salah sehingga harus di ubah lagi, selain itu juga ada bantuan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan untuk aparat Kampung, sehingga kami sampaikan kepada aparat kampung agar mereka siap-siap hal yang berkaitan dengan data dan persyaratan yang diminta oleh BPJS ketenagakerjaan,”tambahnya.
“Puji Tuhan, kemarin BPJS sudah kerjasama dengan bank untuk membuka rekening yang seharusnya di buka dulu baru masuk tapi komunikasi itu sudah jalan dan mereka sampaikan bahwa mereka sudah buka rekening tinggal pencarian pada awal tahun 2022 mendatang,”bilangnya lagi.
Selain itu juga, bantuan peningkatan maupun renovasi bangunan kantor kampung , dan untuk mendapatkannya harus mendapat surat melalui kepala Distrik untuk menyiapkan data-data yang diminta seperti, foto Renovasi kantor itu apakah di kontrak atau di sewa, apakah sudah dibangun atau belum, ataupun sudah rusak, hal ini yang menjadi penting.
“Jumlah kampung di Papua Barat yang paling terbanyak itu ada di Kabupaten Maybrat sehingga ini menjadi tugas besar kita, untuk bagaimana melakukan pembinaan kepada Kepala kampung artinya kepala kampung nih kebanyakan sumber daya manusia (SDM) yang terbatas sehingga kita perlu ada pembimbingan ,pendampingan untuk mereka sehingga bisa bekerja dengan baik. Kita lihat program pemerintah ini semakin banyak sehingga membutuhkan kesiapan SDM, juga kesejahteraan mereka mengurus masyarakat yang menjadi korban menjadi tanggung jawab kita pemerintah berupaya sedikit-sedikit ya ini bisa dibina dengan baik walaupun orang bilangnya pemerintahan Kampung masih ini ya harus sesuai aturan yang lain tidak, tapi tanggung jawab pemerintah untuk melayani masyarakat, aturan-aturan boleh tapi ada bagian lainnya menjadi pertimbangan kita wujudkan masyarakat, bangsa dan Negara,” tutupnya. (MR/DEWA).
