oleh

Warga Lansia Desa Kundur Kecewa, Puskesmas Kuba Batalkan Giat Vaksin Tanpa Pemberitahuan

METRORAKYAT.COM,  KARIMUN – Puluhan warga lansia di desa Kundur, kecamatan Kundur Barat, kabupaten Karimun tampak kecewa, dan menduga aparat desa telah melakukan pembohongan, namun setelah diberikan penjelasan oleh salah seorang perangkat desa, warga lansia terkesan mengalamatkan kekesalannya kepada pihak puskesmas Kundur Barat, yang telah lalai dalam melaksanakan tugas sebagai pelaksana vaksin tahap dua khusus kepada para orang tua yang lanjut usia.

Dari kiri ke kanan, Kasipem Desa Kundur/KTU Puskesmas Kuba/ pH.Giat Vaksinasi

Salah seorang warga Lansia berinisial M (70) mengaku kecewa kepada pihak Puskesmas Kundur Barat yang sampai pukul 11.00 WIB tidak hadir ditempat (Balai Desa-red) dan membatalkan kegiatan vaksin untuk lansia dengan tanpa adanya pemberitahuan.

“Kami sudah tua pak, kami ini ada disini tentunya ada yang diantar dipandu oleh anak ataupun cucu, tapi sampai tiga jam kami menunggu, pihak puskesmas belum juga datang, yang seharusnya jam 08.00 WIB dimulai, sampai sekarang belum juga, sementara kami tidak tahan menunggu lama disini, juga anak ataupun saudara yang mengantar kami butuh juga cepat pulang, karen mereka ada kesibukan masing-masing.” pungkasnya.

Ketika diwawancarai, Kepala Desa Kundur melalui Kepala Seksi Pemerintahan Novriardi kepada metrorakyat.com Selasa (23/11) mengatakan, bahwa setiap hari Selasa sudah dijadwalkan pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di desa Kundur, dan sehari sebelumnya Kasipem juga sudah menghubungi langsung via telepon kepada petugas kesehatan di Puskesamas, namun mereka tidak hadir.

“Semalam saya sudah menghubungi ibu veni selaku penanggungjawab kegiatan, beliau sudah menyetujui, maka kami kumpulkan warga lansia ini,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Kundur Barat Vika SKM ketika dihubungi metrorakyat.com mengatakan jika kegiatan vaksin untuk lansia di desa Kundur sudah terjadualkan untuk hari ini

“Dan agenda tersebut sudah saya sampaikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, namun terkait dengan tidak hadirnya pihak pelaksana vaksin, vika tidak tahu, karena beliau sedang sakit cacar. Benar pak, hari ini saya membenarkan adanya kegiatan vaksin untuk lansia di desa kundur, namun bukan door to door, terkait batalnya kegiatan itu, saya baru tahu dri bapak (wartawan-red) saya tidak masuk kantor karena sedang sakit. Silahkan konfirmsi ke KTU (Kepala Tata Usaha),”ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Tata Usaha Puskesmas Kundur Barat, Maimun S.Kep saat diwawancarai diruang kerjanya selasa 23/11 mengaku sama sekali tidak tau tentang batalnya kegiatan tersebut,

“Silahkan bapak tanyakan penanggungjawab kegiatan, saya panggilkan kesini” imbuhnya
Veni, salah seorang perawat di Puskesmas Kundur Barat, ketika ditanyai soal batalnya kegiatan vaksin tersebut, mengaku lalai, dan juga handphone miliknya tinggal dirumah, sehingga tidak bisa menginformasikan ke pihak desa kundur. ” Saya tadi pagi ada kegiatan dikantor camat, dan tadi pagi juga cuaca tidak mendukung karena hujan,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rahmadi, ketika ingin dikonfirmasi lewat telephone genggamnya, tidak berhasil dikarenakan telepon genggamnya sedang diluar jangkauan. Sampai berita ini dimuat, belum ada tanggapan dari dinas tersebut, dan metrorakyat.com karimun minta agar Bupati Karimun DR Aunur Rafiq MSi segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan terkait batalnya giat vaksin untuk lansia didesa kundur. (MR/Lamhot)

Breaking News