Ratusan Warga Kelurahan Sei Kera Hilir II Gruduk Kantor Camat Medan Perjuangan Minta Kepling Mereka Dipecat

Ratusan Warga Kelurahan Sei Kera Hilir II Gruduk Kantor Camat Medan Perjuangan Minta Kepling Mereka Dipecat
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Ratusan warga yang berasal dari Lingkungan XII Kelurahan Sei Kera Hilir II Kecamatan Medan Perjuangan yang tergabung di Badan Kenaziran Musholla (BKM) mendatangi kantor Camat Medan Perjuangan Jalan Pendidikan Medan untuk melakukan aksi damai meminta agar kepala lingkungan (Kepling) XIII bernama Erni di pecat karena selama bekerja tidak pernah peduli kepada warganya.

Foto : Camat Medan Perjuangan, Rizal (baju batik Korpri) saat menerima aksi demo warga Lingkungan XIII kelurahan Sei Kera Hilir Kecamatan Medan Perjuangan-Kota Medan (Rabu, 10/11).

Ratusan warga tersebut masing-masing membawa poster yang bertuliskan copot kepling XIII, Kepling Boneka dan lain sebagainya.

Seorang warga Fahrur Rozi yang memimpin aksi menggunakan toa (pengeras suara), meneriakkan cocpot kepling, copot Kasi Pemerintahan dan Copot Lurah Sei Kera Hilir dikuti teriakan warga lainnya di depan halaman Kantor Camat Medan Perjuangan Kota Medan, Rabu (10/11).

Aksi demo tersebut sempat menjadi perhatian warga yang melintas di Jalan Pendidikan tersebut.
Adapun tuntutan warga Lingkungan XIII Kelurahan Sei Kera Hilir II itu antara lain: Meminta kepada Wali Kota Medan, M.Bobby Afif Nasution untuk memecat Kepala Lingkungan XII bernama Erni karena menurut warga kepling tersebut tidak pernah peduli terhadap lingkungan, kurang peduli terhadap warga termasuk warga miskin, urusan surat menyurat dipatok harga / pungli, pemberian bantuan warga tidak tepat sasaran, diduga menggelapkan uang PBB warga, dan pencemaran nama baik BKM & STM Amaliyah di lingkungan XIII.

Sementara untuk Kasi Pemerintahan Kelurahan Sei Kera Hilir II Kecamatan Medan Perjuangan warga juga meminta kepada Wali Kota Medan, untuk mencopot Kasi Pemerintahan karena diduga melakukan pungli dan bekerjasama dengan Kepling XIII, Sei Kera Hilir II Kecamatan Medan Perjuangan, diduga bekerjasama dengan Kepling XIII memanipulasi data bantuan pemerintah, Membantu dan melindungi Kepala Lingkungan XIII,  selanjutnya, meminta Copot Lurah Sei Kera Hilir II karena menurut warga melakukan patokan harga setiap pengurusan surat menyurat (Pungli) dan diduga bekerjasama dengan Kepling XIII dan Kasi Pemerintahan dalam hal pembagian bantuan yang tidak merata dan tidak tepat sasaran termasuk juga melindungi kepala lingkungan XIII saat diketahui melakukan kesalahan.

Selang 20 menit melakukan orasi, Camat Medan Perjuangan, Afrizal bersama Kasi dan beberapa Lurah di Kecamatan Medan Perjuangan mendatangi warga yang sedang melakukan aksi demo tersebut.

Dihadapan warga Lingkungan XIII, Camat Medan Perjuangan ini mengatakan akan segera menindaklanjuti tuntutan warga dengan memanggil kepling dan jika memang apa yang sudah dituduhkan warga benar, maka langkah nya hari ini (Rabu 10 November 2021) akan segera memberhentikan Kepling XIII.

“Saya memang sudah ada mendengar masalah Kepling ini, dan segera mungkin setelah dipanggil maka Kepling yang bersangkutan akan diberhentikan dan semua kegiatan nya sementara akan diambil alih pihak Kelurahan,”ujarnya.

Camat Medan Perjuangan inipun meminta agar warga segera mencarikan Kepling pengganti yang bisa mengayomi warga dan dapat bekerjasama dengan seluruh warganya termasuk Lurah dan Camat.

Usai menerima aspirasi masyarakat, Camat Medan Perjuangan inipun meminta warga lingkungan XII tersebut untuk membubarkan diri dengan tertib sambil menunggu proses pencopotan kepling yang akan mereka lakukan sesuai aturan dan prosedur yang sudah ditentukan sesuai Perwal No 21 Tahun 2021.

Mendengarnya, wargapun mengucapkan terimakasih kepada Camat Medan Perjuangan dna membubarkan diri dengan tertib.(MR/wan)
Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.