PT PIM Dorong Kemandirian UMK Go Modern

PT PIM Dorong Kemandirian UMK Go Modern
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Indonesia Muda (PIM) adalah pemberian peralatan usaha berupa satu unit mesin roaster atau sangrai biji cokelat kepada mitra binaan perusahaan sebagai bentuk dukungan bagi pelaku UMKM.

Vice President PKBL & Humas PIM Nasrun di Lhokseumawe, Selasa (16/11/2021) mengatakan dukungan PT PIM kepada pelaku usaha mikro dan kecil melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) berupa pendampingan dan pembinaan secara intensif dengan skema yang dikenal dengan istilah 4G.

“Pembinaan yang diberikan tersebut mulai dari kondisi tradisional, menjadi go modern, go online, go digital dan go global yang bertujuan untuk mendorong para UKM binaan naik kelas dan dapat berkembang menembus pasar internasional,” katanya.

Nasrun menambahkan PIM mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 yaitu menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Salah satu bentuk dukungan pembinaan go modern yang dilakukan PUMK PT PIM adalah pemberian peralatan usaha berupa satu unit mesin roaster atau sangrai biji cokelat kepada mitra binaan Deddi Iswanto pemilik UD Cado Semesta Agrofood yang bergerak di bidang industri pengolahan panganan berbahan baku biji coklat di Desa Ulee Nyeu Kecamatan Bandar Baro Kabupaten Aceh Utara,”Sebutnya.

Nasrun menyebutkan ditengah COVID-19, PT PIM melalui PUMK terus mendukung keberlangsungan pelaku usaha mikro dan usaha kecil diantaranya melalui pelatihan, pendampingan dan keikutsertaan kegiatan yang diadakan Perusahaan.

“Dukungan peralatan mesin sangrai kakao yang PT PIM berikan semoga dapat mempermudah proses produksi olahan biji kakao, seiring dengan semakin meningkatnya kapasitas produksi yang dihasilkan dan mendukung skema penerapan go Modern pelaku usaha binaan PT PIM,”Katanya.

Pemilik UD Cado Semesta Agrofood Deddi Iswanto memulai usaha pengolahan kakao menjadi panganan sejak 2010 dengan merek dagang cado dan telah menjadi binaan PT PIM sejak tahun 2015.

“Selama enam tahun menjadi binaan PT PIM, selain mendapat bantuan pinjaman modal usaha, saya juga mendapat pendampingan dan pembinaan dengan mengikuti pelatihan teknik pengolahan biji kakao dan branding produk di Pusat Palatihan Kopi dan Kakao (ICCRI) training Center di Jember,”Katanya.

Selain itu kata Deddi, dirinya juga mendapatkan sertifikasi produk, bantuan peralatan sangrai kakao dan mempromosikan produknya dalam ajang pameran, sehingga saat ini produknya sudah dikenal banyak kalangan khususnya para pecinta coklat.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.