oleh

PIM Peduli Bantu Korban Bencana Alam Banjir di Aceh Utara

METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan masa panik untuk koban bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Senin 15 November 2021.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara Fauziah, SE kepada awak media mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PIM, karena selama ini sudah berusaha untuk selalu cepat dan sigap dalam membantu masa panik korban bencana alam.

Baca Juga:  Pemprov Sumut Usulkan Pusat Ekspor untuk Produk UKM di Forum IMT-GT

“PT PIM selalu melakukan hubungan yang baik dengan Dinas Sosial Aceh Utara untuk membantu warga terdampak bencana alam,” katanya.

Vice President PKBL & Humas PIM Nasrun mengatakan PIM terus berupaya membantu dan mendukung dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan meringankan beban korban bencana alam, baik bencana kebakaran maupun banjir.

“Setiap ada bencana yang terjadi di Aceh Utara, PT PIM akan selalu hadir dalam kepeduliannya, semoga sinergi dan kerjasama bidang sosial ini terus terjalin dengan baik, sehingga dengan hadirnya PT PIM beban Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat terbantu dalam menangani bencana yang terjadi,”kata Nasrun.

Baca Juga:  Program Pengelolaan Gambut Salah Satu Pembangunan Berkelanjutan Bupati Tapsel

Nasrun menyebutkan, bantuan tersebut akan diserahkan untuk korban bencana alam banjir yang berada di Aceh Utara khususnya Lhoksukon dan sekitarnya yang berdampak banjir.

“Semoga masyarakat yang terkena musibah banjir dapat tertolong dalam kondisi darurat seperti ini,” sebutnya.

Baca Juga:  Sebelum Diringkus Polisi, Pencuri Hp di Kecamatan Seruway Duluan Dihakimi Warga

Bantuan yang disalurkan berupa 30 duz Indomie, 30 duz Air Mineral dan 3 duz Minyak Goreng untuk kebutuhan stok di Dinas Sosial.

Bantuan diserahkan langsung Oleh Vice President PKBL & Humas Nasrun dan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Sosial Faiziah, SE yang mewakili Ketua Dinas Sosial Aceh Utara dan didampingi oleh Suryani, SE. M.S.M selaku Kepala Seksi Pemenuhan Hak Anak.(MR/red)

Breaking News