Proyek Miliaran Rumah Sakit Regional Langsa Terancam Tak Selesai Tepat Waktu

Proyek Miliaran Rumah Sakit Regional Langsa Terancam Tak Selesai Tepat Waktu
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Proyek Lanjutan Pembangunan Rumah Sakit Rujukan Regional Langsa yang bernilai miliaran rupiah terancam tidak selesai tepat waktu sebagaimana yang tertera dalam perjanjian kontrak nomor 004/SP/DISKES/APBA/SDK-RS-R/2021 tanggal : 20 September 2021.

Dalam perjanjian Kontrak disebutkan proyek yang dilaksanakan “PT. MURFIDO” dan Konsultan Pengawas “PT. SARANABUDI PRAKARSARIPTA” tersebut selesai pada tanggal 31 Desember 2021, yang masih tersisa waktu 45 hari ke depan. Hal ini menurut pantauan media ini jauh panggang dari api dimana pekerjaan tersebut diperkirakan saat ini baru masuk angka 45% persen tahap penyelesaiannya, demikian pantauan yang dilakukan awak media, Senin (15/11/2021).

Disisi lain proyek pekerjaan jasa kontruksi dengan pagu anggaran miliyaran rupiah tersebut yaitu Rp 31.666.175.000,- , terpantau juga sedang dalam pekerjaan tiang dan pembangunan pagar keliling.

Pekerjaan proyek lanjutkan pembangunan Rumah sakit rujukan Regional Langsa yang di prediksi tidak akan rampung pekerjaannya pada akhir tahun 2021 ini. Dalam arti tidak terselesaikan sesuai dengan kontrak kerja yang ditanda tangani. Mendapatkan sorotan dari Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda (YLBHIM) Aceh.

Menurut analisa H M Ali Abusyah akrab disapa Abu Alex Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda (YLBHIM) Aceh mengingat sekarang ini sudah memasuki akhir tahun, bagaimana dengan pekerjaan yang kini diperkirakan baru mencapai 45 persen realisasinya. Apakah mungkin tutup buku pada akhir Desember 2021 dapat rampung seratus persen pekerjaannya sesuai dengan kontrak.

Maka dari itu, PPTK, Konsultan pengawas dan utamanya pihak rekanan, harus betul betul kerja ekstra. Baik dalam melaksanakan pekerjaan maupun dalam pengawasan. Sehingga pada akhir tahun 2021 tidak menjadi permasalahan. Perlu diketahui pekerjaan ini sumber dananya berasal dari Dana APBA tahun 2021.

Masih menurut Abu Alex yang sangat fenomenal menjadi perbincangan hangat saat ini adalah pekerjaan proyek lanjutan pembangunan rumah sakit rujukan Regional Langsa Gampong Karang Anyer, Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, provinsi Aceh. Yang sudah memasuki tahap pembangunan gedung tipe C yang lagi dalam pekerjaan pada saat ini.

” Dengan sebelumnya sudah di bangun gedung tipe B, belum juga selesai pekerjaan walaupun Kontraktornya setiap tahunnya berganti,” ujar Abu Alex.

Semua pekerjaan ini, rasanya sulit akan terealisasi seratus persen sesuai dengan kontrak di akhir tahun nanti. Alasannya pekerjaan pembangunan rumah sakit rujukan Regional Langsa itu rumit dan memakan waktu, namun kita berharap semoga seluruh kegiatan ini rampung tepat waktu kita lihat saja nanti,” ungkap Abu Alex Mantan GAM di Aceh.

Sementara pihak kontraktor pelaksana proyek lanjutan pembangunan rumah sakit rujukan Regional Langsa miliaran rupiah selaku pelaksana PT. MURFIDO Koordinator lapangan atas nama Yudi untuk konfirmasi yang bersangkutan tidak berada di tempat, melalui pesan handphone WhatsApp dengan balasan, Maaf pak, saya lagi di Banda Aceh ada rapat dengan dinas kesehatan🙏,” tulisnya.

Diwaktu yang sama media ini juga mengkonfirmasi Rendi selaku keuangan dari PT tersebut melalui handphone WhatsApp mengatakan dirinya berada di Kota sedang mecari barang, tidak bisa ketemu,” katanya di ujung handphonenya.

Sampai berita ini diterbitkan oleh media untuk sementara belum memperoleh konfirmasi dari pihak kontraktor yang lagi mengerjakan proyek Miliaran tersebut yang terancam tidak selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak kerja.(MR/DANTON)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.