Petugas BIN Bersama Nakes Kendal, Vaksinasi Door To Door Di 4 Desa

Petugas BIN Bersama Nakes Kendal, Vaksinasi Door To Door Di 4 Desa
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KENDAL – Petugas Badan Intelijen Negara (BIN)

Bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Rowosari dan Polsek Rowosari menyusuri di kawasan pesisir Kendal. Petugas jemput bola dengan berjalan kaki memasuki gang yang sempit di Desa Gempolsewu Rowosari Kendal untuk memberikan layanan vaksinasi dari rumah ke rumah, Kamis, (11/11/2021).

Mereka yang didatangi ke rumah merupakan warga yang tidak bisa meninggalkan aktivitasnya di rumah atau sibuk dengan pekerjaannya. Tidak hanya itu warga yang kesulitan untuk mendatangi gerai vaksin, akan didatangi petugas ini untuk memudahkan pelayanan vaksin yang diselenggarakan BIN daerah Jawa Tengah.

Selain melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah, BINDA Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kendal juga membuka layanan vaksinasi di 4 lokasi. Yakni di SMK NU 03 Kaliwungu, Balai Desa Gempolsewu Rowosari, Balai Desa Margosari Patebon dan Balai Desa Korowelang Kulon Cepiring.

Kepala BINDA Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Jawa Tengah dilaksanakan di Kendal, Kabupaten Pekalongan serta Kabupaten Banjarnegara. “Sasarannya untuk pelajar dan masyarakat secara door to door atau dari rumah ke rumah. Vaksinasi ini merupakan bentuk komitmen BIN untuk percepatan program vaksinasi dalam rangka untuk mencapai kekebalan komunal atau herd immunity pada akhir 2021,” jelasnya saat meninjau pelaksanaan vaksin di Balai Desa Gempolsewu.

Dikatakan sebanyak 11.500 dosis vaksin disiapkan oleh BINDA Jateng untuk pelaksanaan vaksinasi di 3 Kabupaten di Jawa Tengah. Pemilihan wilayah ini salah satunya didasarkan karena diantara wilayah tersebut tingkat capaian vaksinasinya masih cukup rendah. Dari hasil rapat terakhir di Provinsi Jawa Tengah untuk di Kabupaten Pekalongan masih 50,13%, Kabupaten Banjarnegara 40,54% dan untuk Kendal sudah cukup tinggi yaitu 71,8%.

“Vaksinasi merupakan upaya BIN dalam rangka mendukung terselenggaranya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi pelajar.Sementara itu, konsep door to door adalah terobosan dari Kepala BINB Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Budi Gunawan dalam upaya memudahkan masyarakat mengakses vaksin, disamping itu sistem door to door juga terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti vaksinasi,” tambahnya.

Vaksinasi sendiri merupakan salah satu upaya untuk menghadapi pandemi covid-19, disamping tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pembatasan aktivitas juga perlu dilakukan telebih menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,

BINDA menghimbau masyarakat untuk menahan diri, tidak melakukan aktivitas diluar rumah dan menimbulkan kerumunan. “Hal ini karena pandemi belum berakhir dan potensi gelombang ke 3 masih mengintai dan pengalaman sebelumnya bahwa ledakan kasus covid-19 terjadi pasca perayaan Idul Fitri,” pungkas Sondi.

Sementara itu Siti Kusriah warga Gempolsewu menyambut baik pelaksanaan vaksin dari rumah ke rumah yang dilaksanakan BINDA Jawa Tengah.

“Dengan pelayanan vaksin dari rumah ke rumah membantu warga yang kesulitan mendatangi lokasi vaksin tetap mendapatkan vaksin sehingga bisa menambah kekebalan untuk Indonesia yang sehat,” ujarnya.(mr//siva zou)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.