Peringati Hari Pahlawan PKMR Tabur Bunga Di TMP Dan Bagi Sembako

Peringati Hari Pahlawan PKMR Tabur Bunga Di TMP Dan Bagi Sembako

METRORAKYAT.COM, MALANG /JATIM – Tanggal dan hari ini (10 November 2021) adalah hari yang amat bersejarah bagi bangsa negara Republik Indonesia, yang mana setiap tahunnya di tanggal tersebut telah di peringati hari pahlawan 10 November 1945.

Untuk peringati dan menghormati hari Pahlawan tersebut banyak di segala pelosok negeri ini banyak berbagai macam cara memperingatinya.

Seperti yang di lakukan oleh komunitas Perempuan Kebaya Malang Raya ( PKMR) ,untuk menjujung tinggi nilai sejarah perjuangan para pahlawan PKMR mengadakan tabur bunga di TMP (taman makam pahlawan ) yang terletak di Jl.Untung Suropati Kota Malang.

Selain melakukan tabur bunga PKMR juga melakukan giat Bansos (Bantuan Sosial) berupa pemberian Sembako kepada pengurus atau jurukunci TMP tersebut.

Hj.Rosa Romlah selaku ketua PKMR menjelaskan bahwah pihaknya bersama anggota melakukan jiarah tabur bunga seraya mendoakan seluruh jeripayah para pahlawan saat melawan penjajah di ijabah oleh tuhan yang maha esa.

“,Dalam rangka peringati hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 1945 dan kita peringati setiap tahunnya kami PKMR mengadakan jiarah tabur bunga serta berdoa di mendoakan para pahlawan,” jelasnya Rabu (10/11/2021).

Masih kata bu Rosa, “, Kami hadir ke TMP sebanyak sepuluh anggota dengan dasar menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang saat mengusir penjajah,” ungkapnya.

Selain melakukan doa dan tabur bunga PKMR juga membagikan Sembako kepada penjaga atau jurukunci daripada TMP Jalan Untung Suropati.

“, Untuk berbagi ,kami juga membagikan Sembako (sembilan bahan pokok) kepada penjaga atau Jurukunci TMP yang bertujuan dapat membantu meringankan mereka,yang mana para penjaga ini telah merawat dan menjaga TMP,” Urainya.

Dalam hal ini PKMR berharap sebagai generasi perempuan penerus , pihaknya menekankan melalui budaya kebaya khas daerah agar tidak melupakan sejarah.

“, Sebagai generasi penerus kami berharap melalui budaya khas yaitu Perempuan Kebaya Malang Raya agar supaya tidak melupakan pengorbanan jasa para pahlawan,kita harus menghargai jasa para pahlawan kita, jangan sampai kita terpecah belah , ini yang harus kita tukaran pada anak cucu kita , dan yang penting adalah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) harga mati itu tidak bisa di ganggu gugat,” tegasnya.

Informasi, bahwah kegiatan – kegiatan yang bernuansa pengembangan terhadap perempuan ternyata sudah tidak asing di warga Malang Raya,khususnya para perempuan,PKMR menggiatkan budaya kebaya dengan membatik,pelatihan jahit – menjahit serta pendampingan , bakti sosial dan lain – lain demi kemajuan dan kemakmuran.(MR/P.R).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.