Penempatan Pasar Sumedang Kembali Molor

Penempatan Pasar Sumedang Kembali Molor
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MALANG – Setelah sekian banyak yang mengguncang perihal pembangunan Pasar Sumedanh, kali ini di hadapkan dengan Penempatan Pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang terbilang kembali molor.

Pemrintah Kabupaten Malang (Pemkab Malang) mengatakan bahwah pandemi Covid-19 jadi kendala molornya penempatan pasar yang menelan anggaran Rp 60 miliar tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan bahwah Pasar Sumedang sejatinya hanya kurang penambahan fasilitas paving dan pagar dan pagar saja sedang untuk yang lain sudah selesai.

“Perihal pembangunan pasar Sumedang ini kita kekurangannya fasilitas paving. Sudah kita anggarkan sebenarnya tapi karena pandemi ya ketunda. ,” beber Wahyu Sabtu (13/11/2021).

Wahyu mengatakan bahwah pandemi Covid-19 lah yang menjadi biang kerok lamanya peresmian Pasar Sumedang Kepanjen itu dan Saat ini Kabupaten Malang masuk level II pada penerapan PPKM.

“,Jika kiata perhatikan dan pahami situasi saat ini prosesnya agak sedikit panjang, ada pandemi jadi tertunda,” tutur mantan Kepala DPKPCK Kabupaten Malang ini.

Pihaknya meminta Disperindag Kabupaten Malang mecatat persiapan relokasi pedagang.Pedagang Pasar Sumedang kini berdagang di tempat penampungan sementara.Hasil penglihatan di lapangan bahwah tempat tersebut terkesan kumuh dan digenangi air saat diguyur hujan.

“Proses rwlokasi iti tugasnya Disperindag. Saya minta sekarang Disperindag untuk mengakomodir pedagang Pasar Sumedang untuk relokasi dan kebutuhan fasilitasnya,” tuturnya.(MR/Probo).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.