Orang Gila Buat Resah Warga Moro, Ngoti: Pak Camat, tolong uruskan administrasinya, saya tanggung biaya pengiriman ke RS Jiwa di Pekanbaru
METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Salah seorang yang diduga warga kundur, mengalami gangguan jiwa sering melakukan tindakan berbahaya bagi warga di kecamatan Moro. Penderita gangguan jiwa tersebut, tampak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan warga dengan mengikat pintu teralis rumah warga di Moro.
Salah seorang warga kelurahan Moro, kecamatan Moro, mengatakan kepada metrorakyat.com bahwasanya sudah berkali-kali mengalami hal tersebut, dimana tanpa sepengetahuannya pintu rumah sudah di ikat dari luar.
“Kami sangat resah dengan ulahnya, dia mengikat pintu dari luar di malam hari, disaat kita bangun pagi, mau buka pintu, ternyata pintu sudah diikat dengan kuat, menggunakan tali rapiah, bahkan dengan kawat pun pernah juga. Kita harus menghubungi teman ataupun keluarga untuk datang membuka pintu dari luar,”ujar warga tersebut dan meminta namanya dituliskan.
Pada kesempatan yang sama, salah seorang pengusaha tersohor di Moro brrnama Ngoti, mengatakan kepada metrorakyat.com Selasa (09/11) ketika ditemui dikediamannya, bahwa tindakan yang dilakukan Mr X tesebut (nama samaran) sangat membuat warga risau, karena terkadang mengancam untuk melakukan pembakaran rumah warga.
“Coba kita bayangkan, bagaimana jadinya warga ketika rumahnya dibakar, dan situasi pintu diikat dari luar, tentunya pasti akan korban didalam ruangan, nah terkadang juga dia datang dengan telanjang, tentu hal ini sudah membuat kita risau. Maka itu saya langsung hubungi pak camat, minta supaya diamankan dulu di Mapolsek Moro, dan administasinya dilengkapi, supaya dikirim ke Pekanbaru untuk mendapatkan rehabilitasi di rumah sakit jiwa, karena di Batam belum ada panti rehabilitasi gangguan jiwa. Dan syukurlah, pak camat langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan sekarang Mr x sudah diamankan di tahanan Mapolsek Moro, menunggu administrasinya diuruskan, dan saya bersedia untuk menanggung biaya pengirimannya,”imbuhnya.
Kapolsek Moro, Marpaung, ketika ingin dikonfirmasi, tidak mengangkat telepon, demikian juga Camat Moro yang saat ini sedang mengikuti rapat di Karimun sesuai dengan informasi dari salah seorang stafnya. (MR/LAMHOT)

