oleh

Laksanakan Sosperda No.4 Tahun 2012, Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Duma Himbau Warga Patuhi Terus Prokes Covid19

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Pelaksanaan Sosialisasi Perda No.4 Tahun 2022 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung,  menghimbau agar  masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid19.
Menurut Duma yang duduk di Komisi 4 DPRD Kota Medan ini, saat ini kondisi kota Medan sudah dapat dikatakan mendekati aman untuk penularan Virus Corona, namun, bukan berarti penularan Virus yang mematikan tersebut  dapat muncul kenbali apabila warga masyarakat tidak waspada dan longgar melakukan proses.
” Meski kota Medan sudah masuk level 2, namun kita semua harus tetap waspada karena belum ada yang menastikan virus Covid19 sudah hilang, sehingga teruslah waspada dan mematuhi prokes seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan air bersih dan menjaga jarak,”ujar Duma, Sabtu ( 13/11/2021) saat melaksanakan Sosperda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Gaperta Ujung  Gg. Beringin Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia yang dimulai pukul 15.00 WIB.
Diterangkan Duma lagi, selain menjaga Prokes, warga yang belum di vaksin agar segera memaksinkan diri untuk mengantisipasi dampak penularan Covid 19 pada diri sendiri.
Pada sesi tanya jawab yang dilakukan, Masta Boru Manurung mengeluhkan terkait pelayanan BPJS Kesehatan bagi mantan karyawan perusahaan.
Dimana dikatakan dia memiliki anak yang selama ini BPJS Kesehatannya di tanggung oleh perusahaan, dan ketika pandemi anaknya di PHK sehingga tidak mampu membayar BPJS Kesehatan milik anaknya yang sudah menjadi pengangguran itu.
“Mohon diberi solusi bagaimana agar BPJS Kesehatan milik anak saya bisa dipergunakan sehingga dia tidak lagi kawatir saat sakit,”ujarnya.
Menjawab pertanyaan dari warga Gg.Beringin tersebut,  perwakilan dari BPJS Kesehatan kota Medan, Guru Baladewa Nasution menjelaskan, bahwa ketika kartu BPJS Kesehatan tidak lagi dibayar oleh perusahaan karena sudah di PHK, pemilik kartu boleh melakukan konfirnasi ke kantor BPJS Kesehatan atau melalui PANDAWA untuk meminta agar BPJS Kesehatan dialihkan menjadi iuran mandiri / Pribadi.
“Jadi kartunya tetap dibayarkan kalau misalnya tidak mampu di kelas 2, boleh turun kelas ke kelas 3,”katanya sambil mengingatkan agar pemilik kartu tetap membayarkan iuran BPJS Kesehatan agar ketika diusulkan ke program bantuan PBI gratis dari pemerintah tidak terkendala,”sebutnya.
Dilanjutkan Duma lagi pada Perda No.4 Tahun 2012, Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan berguna agar bagaimana warga masyarakat miskin ketika sakit tidak lagi pusing memikirkan nya, sehingga ada bantuan Peserta Bantuan Iuran (PBI) gratis dan BPJS kesehatan gratis yang merupakan bantuan dari pemerintah.
Diterangkan politisi dari Partai Gerindra kota Medan ini lagi, pada pasal 10 ayat 3 di Perda No.4 Tahun 2012 disebutkan pemerintah daerah bertanggungjawab menyediakan SDM kesehatan, sarana, prasarana, obat dan vaksin dalam program penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Selanjutnya pada pasal 11 ayat 4 dituliskan lagi, rumah sakit pemerintah dan swasta berkewajiban melaksanakan usaha kesehatan Masyarakat dan berkoordinasi dengan dinas
“Selanjutnya, pada ayat 8 disebutkan Puskesmas sebagai pusat rujukan pertama dalam pelayanan kesehatan dari Puskesmas Pembantu dan jaringannya,”sebutnya.
Tambah anggota komisi II DPRD Kota Medan ini lagi, pada pasal 14 ayat 2, ada disebutkan lagi, dalam keadaan gawat darurat, setiap sarana kesehatan dan tenaga kesehatan wajib memberi pertolongan kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun sesuai dengan kompetensi masing-masing.
“Ayat 4, pelayanan kesehatan gawat darurat sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilengkapi sistem informasi gawat darurat yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan swasta yang bekerja sama secara sinergi dan efisien,”terangnya.
Dikatakan Duma lagi, Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Masyarakat terdiri atas XVI Bab dan 92 Pasal.
Acara Sosperda tersebut diakhiri dengan membagikan souvenir dan berfoto bersama wakil rakyat dari Dapil 1 ini.(MR/red)
Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News