oleh

Jembatan Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Membahayakan Pengguna Jalan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Jembatan penghubung antara Kecamatan Teluk Mengkudu dengan Kecamatan Tanjung Beringin yang berada di Desa Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) terlihat sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut informasinya, jembatan yang panjangnya diperkirakan sekitar 60 meter itu dibangun sekitar tahun 2008, saat ini kondisinya sudah rusak parah. Hampir semua besi cor yang ada dilantai jembatan tersebut sudah terlihat dengan jelas, bahkan ada yang sudah patah.

Selain itu, cor beton pada pagar jembatan itu juga sudah banyak yang patah dan roboh, bahkan besi cornya banyak yang kelihatan melintang sehingga membahayakan para pengguna jalan yang melintas.

Sarana lalulintas darat penghubung dua kecamatan itu, sering juga digunakan para pengendara untuk mengambil jalan potong untuk menuju Kecamatan Sei Rampah.

Apalagi saat ini Kabupaten Serdang Bedagai dilanda banjir, air masih menggenangi beberapa wilayah di kecamatan, salah satunya di Dusun VII dan VIII, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah sampai saat ini air masih menggenangi badan jalan.

Kurang lebih satu bulan lamanya banjir menggenangi badan jalan Kampung Pala Desa Sei Rampah tersebut, membuat banyak para pengendara roda dua maupun roda empat melintas dari jembatan Desa Nagur Kecamatan Tanjung untuk menuju ke Kota Sei Rampah.

Pantauan wartawan metrorakyat.com, Kamis (25/11/2021) dilokasi, terlihat kondisi jembatan tersebut sudah sangat memprihatinkan, hampir semua besi cor pada lantai jembatan itu terlihat dengan jelas dan pagar beton serta besi cor jembatan juga sudah ada yang patah.

Sehingga para pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat harus hati – hati apalagi disaat berselisih. Selain itu, pada pagi dan siang hari jembatan itu sering dilalui oleh anak – anak sekolah yang merupakan akses jalan menuju ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Tanjung Beringin, Sergai.

Ani (31) warga Desa Pekan Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sergai, kepada media ini menuturkan, dirinya yang setiap hari mengantar anaknya sekolah merasa takut apabila saat melintasi jembatan Nagur tersebut.

“Saya takut – takut melintasi jembatan Nagur itu, karena pagar jembatan udah banyak bolong, apalagi kalau selisihan dengan mobil, takut jatuh ke sungai,” tutur Ani.

Saat media ini menemui Sekretaris Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Mukhlis menyampaikan, bahwa masalah jembatan Nagur itu sudah kita sampaikan melalui proposal ditujukan kepada Gubernur Sumut cq Kadis Pekerjaan Umum Provinsi Sumut.

Sesuai dengan surat proposal nomor : 18.41.2 / 540 / 04/ 2021 tanggal 04 Februari tahun 2021, tentang Permohonan Pembangunan Rehab Jembatan Nagur yang kondisinya saat ini tidak layak.

Permohonan proposal tersebut disampaikan kepada anggota DPR Provinsi Sumut, Yuli Azmi Sitorus sebagai perpanjangan tangan disaat melakukan Reses di Kecamatan Tanjung Beringin.

Pemerintahan Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin berharap agar secepatnya dapat terealisasi rehab jembatan tersebut, karena besi cor pada lantai dan pagar jembatan itu sudah banyak yang patah.

“Kita takut terjadi hal yang tidak diinginkan seperti roboh disaat masyarakat ingin melintas jembatan itu,” ungkap Mukhlis.(MR/AS)

Breaking News