oleh

Wakil Ketua YLBHIMA Apresiasi Polres Langsa Ungkap Prostitusi Online

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Wakil Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBHIMA) Merespons positif atas keberhasilan jajaran Polres Langsa menguak praktik prostitusi online di Gampong (Desa) Sidorejo Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa Provinsi Aceh. Dua muncikari inisial ER (44) dan DP (23) yang melakoni bisnis esek-esek tersebut sudah berjalan tiga tahun sekarang mendekam di ruang tahanan Mapolres Langsa proses hukum lebih lanjut.

Kami sangat apresiasi kepada Polres Langsa yang sudah mengungkap kasus prostitusi online,” ucap H M Ali Abusyah akrab disapa Abu Alex Hari, Selasa (12/10/2021) usai di gelar konferensi pers di Mapolres dan naik tayang di beberapa media online dan cetek.

Praktik prostitusi online di dalam rumah yang dikendalikan dua muncikari tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun. Pemesan atau pria hidung belang yang memanfaatkan jasa seks via transaksi di sosial media WhatsApp itu berasal dari Kota Langsa. Perempuan muda pekerja seks komersial (PSK) bertarif Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu.

Segala bentuk praktik prostitusi, Abu Alex menegaskan, harus dicegah seluruh pihak. Tentu saja aparat kepolisian berperan melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan ‘menjual’ perempuan pelayan nafsu syahwat pria hidung belang.

Prositusi itu bukan masalah kecil, tapi suatu sindikat. Tugas semua pihak untuk mengantisipasinya, karena ini menyangkut masalah moral. Apa lagi Aceh di juluki Syari’at Islam harus di tindak,” tutur Abu Alex.

Selain itu, Abu Alex meminta peran media massa untuk menyampaikan warning dan edukasi soal bahaya prostitusi kepada masyarakat. Dia memercayai personil Polres Langsa bisa mendalami dan mengembangkan penyelidikan perkara prostitusi online tersebut.(MR/FAHRID)

Breaking News