Tingkatkan Pelayanan, dr.Ahmad Idris Daulay : Jadikanlah RSUD Sultan Sulaiman Pilihan Pertama, Jangan Pilihan Terakhir

Tingkatkan Pelayanan, dr.Ahmad Idris Daulay : Jadikanlah RSUD Sultan Sulaiman Pilihan Pertama, Jangan Pilihan Terakhir
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman adalah rumah sakit milik Pemerintah dan merupakan salah satu rumah sakit tipe C yang terletak di Jalan Besar Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).

Rumah sakit ini akan berusaha meningkatkan dan memberikan pelayanan di bidang kesehatan yang didukung oleh layanan dokter spesialis serta fasilitas medis lainnya. Selain itu RSUD Sultan Sulaiman juga sebagai rumah sakit rujukan dari faskes tingkat 1, seperti puskesmas atau klinik.

Untuk itu, Sarana dan Prasarana diwujudkan demi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua pasien. Jika dibutuhkan fasilitas dan apabila perlu dijemput kita akan jemput andaikan mereka terkendala oleh kendaraan.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr.Ahmad Idris Daulay kepada wartawan metrorakyat.com, Kamis siang (30/09/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Namun begitu lanjutnya, jika semuanya membutuhkan fasilitas kendaraan rumah sakit belum mencukupi, nanti takutnya semua tidak dapat terlayani karena keterbatasan transportasi.

Sebagai Direktur di rumah sakit, dirinya mencoba meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan dimulai bahasa ramah tamah serta tetap senyum.

“Saya sudah diskusikan kepada staff kalau memang ada pasien yang datang kemari untuk berobat jangan tunjukan tempat dengan jari, tetap harus diantarkan saja,” katanya.

Dengan cara yang cukup sederhana begitu bisa sedikit mengurangi sakit pasien, karena kita sambut dengan kekeluargaan itu merupakan salah satu obat bagi pasien, itu hal yang sederhana.

“Kalau memang pasien itu sudah nyaman disini, secara otomatis pasien itu pasti ngomong kepada keluarganya bahwa pelayanan rumah sakit ini bagus,” bilang dr.Ahmad Idris.

Masih kata dr.Ahmad Idris, setiap masyarakat yang berobat di RSUD Sultan Sulaiman ini tidak ada semata – mata untuk dijadikan pasien itu COVID -19, sebab masyarakat memang merasa takut.

Memang jika pasien yang masuk tetap dilakukan rapid test, jikapun ada langsung diobati.
Dan apabila sejak dini diketahui gejala lebih bagus lagi, pihak rumah sakit akan segera cepat melakukan penanganan sebelum makin drop imun tubuh.

“Jikapun ada pasien yang terindikasi gejala COVID – 19 tetap kita anjurkan untuk rawat isolasi di rumah sakit ini,” sebutnya.

Menyangkut tentang pelayanan sambung dr.Admad Idris, semuanya berpulang kepada masyarakat itu sendiri. Marilah kita jaga bersama – sama rumah sakit pemerintah ini dan berikanlah kritik, saran dan masukan baik itu segi positif maupun negatif, karena penilaian itu adalah dari masyarakat itu sendiri.

Kemungkinan ada paradigma masyarakat yang menyampaikan pelayanan RSUD Sultan Sulaiman ini buruk. Jadi apabila adanya informasi maupun keluhan masyarakat ataupun pasien itu kita jadi mengetahui apa kekurangan dari layanan rumah sakit.

Selanjutnya terkait jemput pasien itu sebelumnya sekitar satu bulan yang lalu pihak rumah sakit sudah melakukan pertemuan dan koordinasi kepada pihak Dinkes yaitu puskesmas. Dan itu semua tetap melalui prosedurnya, dalam arti apabila pasien itu masih dalam kawasan puskesmas tetap melalui puskesmas.

Selain itu tentang pelayanan tadi, jika memang pasien tersebut tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari staff atau perawat di rumah sakit ini sampaikan saja dan itupun harus sesuai dengan faktanya.

“Jangan istilah katanya, katanya pelayanan rumah sakit ini kurang baik. Jika memang faktanya itu ada kita tetap memprosesnya dan memperbaiki pelayanan,” ujarnya.

Sebab semua penilaian baik atau tidaknya pelayanan di RSUD Sultan Sulaiman itu adalah dari pasien dan masyarakat, termasuk steakholder dan media yang merupakan sebagai sosial kontrol.

“Dengan dasar dari keluhan itulah kita dapat memperbaiki kesalahan kita,” ucap dr.Ahmad Idris.

Dijelaskan dr.Ahmad Idris selaku Direktur RSUD Sultan Sulaiman itu, kadang – kadang ada kendalanya seperti pasien yang tidak memiliki BPJS, karena kita mengetahui tidak semua masyarakat itu kategori warga yang mampu pasti ada pasien yang masuk warga yang tidak mampu.

Namun begitu kita pihak rumah sakit juga tetap akan membantu dengan mengutamakan layanannya dulu, baru nanti berkas ataupun suratnya menyusul.

“Saya hampir setiap hari tanya pasien seperti apa keluhannya, kalau memang kurangnya pelayanan ya sampaikan saja kepada saya,” ungkapnya.

Untuk itu kepada masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai khususnya, utamakanlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman kita dahulu untuk tempat berobat.

Karena sering terjadi masyarakat itu memilih berobat di RSUD Sultan Sulaiman Kabupaten Sergai ini sebagai pilihan terakhir. Seharusnya jangan seperti itu, jadikanlah RSUD Sultan Sulaiman ini pilihan pertama untuk berobat.

“Jangan udah berat kali penyakitnya baru dibawa kemari, jika pasien tidak tertolong lagi rumah sakit ini disalahkan,” ujarnya.

Karena saat ini yang diprioritas utamakan pelayanan masyarakat atau pasien, agar rasa kepercayaan masyarakat itu untuk berobat di RSUD Sultan Sulaiman ini ada.

Maka dari itu apabila pelayanan rumah sakit ini kurang bagus sampaikan saja agar pihak rumah sakit mengetahui kekurangannya, jadi bisa diperbaiki secepatnya.

“Jadikanlah Rumah Sakit Sultan Sulaiman ini menjadi pilihan pertama untuk berobat, jangan menjadi pilihan terakhir. Sambil berjalannya waktu yang mana keluhan – keluhan masyarakat tentang pelayanan maka kita lihat dan itu menjadi bahan perbaikan saya,” harap dr.Ahmad Idris.

Direktur RSUD Sultan Sulaiman itu juga menyampaikan, jikalau memang rumah sakit ini tidak mampu, maka pihak rumah sakit akan membantu dengan tetap berkoordinasi mencari solusi untuk dirujuk ke rumah sakit lain.(MR/AS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.