Postingan Facebook Serang Wartawan dan Istri, Nama Camat Parmonangan Terseret, Rekaman Percakapan Jadi Sorotan
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Sejumlah postingan di media sosial Facebook yang memuat tudingan terhadap seorang wartawan dan istrinya menjadi sorotan. Dalam sejumlah unggahan akun Facebook bernama Depan Manalu, terdapat narasi yang mempertanyakan aktivitas wartawan, termasuk tudingan terkait kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepala desa serta persoalan pengadaan pupuk.
Nama Camat Parmonangan, Rianto Lumbantobing, turut terseret dalam persoalan tersebut setelah sejumlah wartawan mengaku menemukan adanya kemiripan antara isi percakapan mereka dengan camat dan narasi yang kemudian muncul dalam postingan akun Facebook tersebut.
Kemiripan itu, menurut informasi yang diperoleh, terdapat dalam sejumlah pernyataan yang disampaikan melalui komunikasi WhatsApp maupun percakapan yang disebut telah direkam.
Tudingan soal Bimtek Kepala Desa Yang Digantikan Oknum Wartawan Dibantah
Salah satu materi yang dipersoalkan dalam unggahan akun tersebut adalah tudingan bahwa wartawan berinisial AM disebut mengikuti kegiatan Bimtek kepala desa di Medan dengan mengatasnamakan salah satu desa.
Akun tersebut juga memuat tudingan lain terkait keterlibatan wartawan dalam sejumlah persoalan pemerintahan desa.
Untuk memastikan kebenaran tudingan tersebut, wartawan kemudian melakukan konfirmasi kepada kepala desa yang namanya disebut dalam postingan.
Kepala Desa Lobusunut, Monang Manalu, membantah bahwa wartawan tersebut mengikuti kegiatan Bimtek dengan mengatasnamakan pemerintah desanya.
“Jelas bendahara desa saya yang hadir pada saat kegiatan Bimtek, Bang. Kebetulan saya saat itu kurang enak badan. Foto kegiatan juga ada,” ujar Monang melalui WhatsApp, Sabtu (15/8/2026).
Keterangan serupa disampaikan Kepala Desa Aekraja, Ronal Manalu. Ia menerangkan bahwa kegiatan Bimtek yang dilaksanakan pada periode Juni dan Juli 2026 diikuti oleh perangkat desa.
Keterangan kedua kepala desa tersebut menjadi penting karena secara langsung membantah salah satu materi yang beredar di media sosial.
Nama Camat Muncul dalam Persoalan
Sorotan terhadap Camat Parmonangan muncul setelah wartawan melakukan konfirmasi mengenai sejumlah persoalan yang berkembang di Kecamatan Parmonangan, termasuk dugaan pengadaan pupuk organik cair yang dikaitkan dengan anggaran desa.
Dalam salah satu percakapan, Camat Rianto Lumbantobing disebut memberikan tanggapan mengenai wartawan Andogy
Menurut keterangan yang disampaikan wartawan, terdapat pernyataan bahwa Andogy disebut sengaja “dilibas” karena pernah memberitakan persoalan yang berkaitan dengan istri camat.
Pernyataan tersebut disebut berkaitan dengan pemberitaan sebelumnya mengenai persoalan kegiatan PKK ketika Rianto Lumbantobing masih menjabat sebagai Camat Pahae Julu.
Dalam pemberitaan sebelumnya juga pernah muncul informasi mengenai pengembalian uang sebesar Rp108 juta yang disebut berkaitan dengan persoalan administrasi kegiatan PKK. Informasi tersebut tetap perlu dikonfirmasi berdasarkan dokumen atau keterangan resmi dari pihak yang berwenang.
Rekaman Percakapan Jadi Sorotan
Adanya rekaman percakapan dan tangkapan layar komunikasi WhatsApp kemudian menjadi bagian penting dalam persoalan ini.
Wartawan yang melakukan konfirmasi menilai terdapat sejumlah kemiripan antara pernyataan yang disampaikan Camat Parmonangan dalam komunikasi tersebut dengan narasi yang muncul di akun Facebook Depan Manalu.
Serangan terhadap Pribadi Wartawan Dipersoalkan
Sejumlah unggahan akun Depan Manalu juga memuat narasi yang menyebut nama wartawan serta menampilkan foto yang berkaitan dengan wartawan dan keluarganya.
Bagi wartawan yang menjadi sasaran unggahan, persoalan tersebut dinilai sudah bergeser dari kritik terhadap produk jurnalistik menjadi persoalan pribadi.
Padahal, apabila seseorang tidak sependapat dengan suatu pemberitaan, terdapat mekanisme hak jawab, hak koreksi, maupun pengaduan melalui mekanisme pers yang dapat ditempuh.
Camat Belum Memberikan Klarifikasi
Untuk memperoleh keberimbangan, wartawan telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Camat Parmonangan Rianto Lumbantobing melalui aplikasi WhatsApp pada Sabtu (15/8/2026).
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan dari Camat Parmonangan terkait dugaan keterkaitan tersebut maupun sejumlah pernyataan yang disebut berasal dari dirinya.
Wartawan juga belum dapat memastikan apakah nomor WhatsApp yang digunakan untuk melakukan konfirmasi masih dapat menerima pesan atau terdapat pembatasan komunikasi (MR/Andoky Manalu)
