Semangatnya Pemuda/i Hingga Bendera Merah-putih Berkibar Ditanah Maybrat Dalam Rangka HSPI Ke 93 Tahun
METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Indonesia (HSPI) yang Ke 93 Tahun, Komite Nasional Indonesia (KNPI) kabupaten maybrat melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih di halaman kantor Distrik Ayamaru Utara Yukase Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat.
Turut hadir Klemens Howay,ST Ketua KNPI Kabupaten Maybrat beserta Pengurus DPD KNPI, Wakil Ketua MPI Provinsi Papua Barat Bung Markus Jidmauw, Asisten 1 Yohana Iek,M,SI beserta pimpinan OPD dilingkungan Pemda Kabupaten Maybrat, TNI/Polri di lingkungan Pemda Maybrat, Siswa/I dan Tamu undangan.
Tema sentral dalam rangka Pelaksanan HUT ke 93 Tahun, Hari Sumpah Pemuda Kabupaten Maybrat Harus Bersatu, Bamgkit dan Tumbuh. “Tema ini bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemudalah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” harapnya.
Selanjutnya, Yohana Iek berbicara terkait pemuda generasi terdahulu yang mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordialisme, suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian, kata Menpora Amali, tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan keluar menghadapi persaingan global dengan kemampuan inovasi dan kreativitas, serta kemandirian.
“Untuk itu, momentum Hari Sumpah Pemuda yang kita peringati hari ini harus mampu menjadi perekat persatuan kita sebagai bangsa, untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda,” harapnya.
Yohana Iek, Sumpah Pemuda ke-93 tahun menjadi bukti bersatunya pemuda Indonesia. Tanpa persatuan pemuda bangsa Indonesia pada saat itu, tidak mungkin ada Indonesia saat ini. Padahal, kala itu dengan keterbatasan media komunikasi, transportasi dan media koneksi.
“Itu tidak mengurangi semangat para pemuda yang berasal dari berbagai daerah untuk berjumpa merumuskan komitmen menuju kedaulatan, Tanah Air satu, Bahasa satu, Bangsa satu yaitu Indonesia,” pungkasnya.
Oleh karena itu, persatuan pemuda di masa sekarang menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia dan tetap eksisnya bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Terlbih saat ini berbagai fasilitas yang mempersatukan pemuda ada di sekelilingnya.“Ada media komunikasi yang tanpa batas, ada koneksi, alat transportasi dari berbagai daerah dan fasilitas lain yang mengindikasikan hilangnya sekat-sekat jarak antara anak bangsa,” ungkpanya.
Peringatan Sumpah Pemuda Ke 93 Pemuda Maybrat Harus Bersatu Bangkit dan Tumbuh
Lanjut Klemens Howay,ST Ketua DPD – KNPI Maybrat, bahwa pemuda-pemudi adalah harapan dan tulang punggung bangsa. Dengan itu harus dapat mempersiapkan diri secara baik serta menunjukkan diri mampu menjadi pemimpin di negeri ini, juga menjadi pemimpin bangsa secara khusus di Maybrat Papua Barat.
“Generasi muda Kabupaten Maybrat adalah manusia pembangun serta agen perubahan kedepan. Untuk itu, kita harus meninggalkan perbedaan-perbedaan sebab para pemuda ialah pewaris negeri, juga pewaris pemimpin bangsa kedepan”, ujarnya.
Dia pun bersyukur dimana pemuda Maybrat bisa melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, meskipun situasi pandemi COVID – 19 yang membatasi semuanya. Tapi hal ini berjalan tentu karena semangat serta komitmen pemuda di Maybrat sesuai thema yakni, bersatu, bangkit, dan bertumbuh.
Thema Ini, lanjut dia tugas besar yang harus dilaksanakan juga dikerjakan pemuda, harus bangkit melihat negara, melihat masyarakat. Untuk itu, tinggalkan semua perbedaan tapi melihat momentum 28 Oktober 2021. Semua harus bersatu, bangkit dan bertumbuh, juga berkomitmen membangun bangsa ini.
“Untuk suatu perubahan, semua kembali ke kita sebagai pewaris bangsa. Maka pemuda haruslah bersatu, bangkit, dan bertanggung jawab mengisi pembangunan dalam negeri. Saya juga berterima kasih kepada pemuda Maybrat sudah terlibat di dalam moment ini hingga bisa berjalan baik”, tutupnya.(MR/DESIANUS WATHO)
