oleh

Kabir Bedi Optimis Keluhan Pasokan Air Tirtanadi Tuntas 2024

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dirut Perusahaan Umum Daerah (PUD) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Kabir Bedi, berharap agar setiap keluhan yang dialami konsumen atas pelayanan PUD yang dipimpinnya, dapat dilakukan lewat pelayanan aduan 24 jam yang telah disediakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provsu itu. Dikatakannya, setiap masalah atau kendala yang dialami konsumen Tirtanadi, dapat diselesaikan lewat komunikasi yang baik.

“Jadi tidak perlulah dipublis lewat media. Cukup dilaporkan ke layanan aduan yang telah kami sediakan. Dan layanan itu siaga 24 jam menerima keluhan atau laporan konsumen,” terangnya saat ditemui, Jumat (22/10/2021), di sebuah cafe yang terletak di Jalan Teuku Daud Medan.

Dengan begitu, sambungnya, antara masyarakat konsumen dengan pihaknya sebagai manajemen Tirtanadi, akan saling support, termasuk juga dengan kalangan media. Sehingga akan terbangun saling mengingatkan antar pihak yang bermuara pada terprnuhinya kepentingan atau kebutuhan masyarakat.

Semua yang dilakukan oleh Tirtanadi, imbuhnya lagi, dilakukan untuk kepentingan rakyat. Bukan untuk kepentingan gubernur meski ayah dua putri ini mengakui ada arahan dari Gubsu, Edy Rahmayadi, kepada Tirtanadi agar kebutuhan air bersih bagi rakyat di Medan dapat terpenuhi.

Dia membeberkan upaya yang sedang dilakukan Tirtanadi saat ini demi memenuhi pasokan air bersih yang dibutuhkan warga masyarakat.

“Saat ini kebutuhan air Tirtanadi baru tersuplai 7100 liter per detik dari yang dibutuhkan 11.000 liter per detik. Untuk memenuhi kekurangan pasokan sekitar 4000 liter per detik itu, Tirtanadi sedang membangun suplai dari Binjai dengan kapasitas 1100 liter per detik dimana jatah untuk Medan, 750 liter per detik,” paparnya.

Kemudian, tambahnya, akan dibangun juga di Pulo Brayan dengan kapasitas suplai 500 liter per detik yang masuk proses tender bulan depan. Lalu, sedang dikaji untuk daerah Johor yang akan dibangun instalasi dengan kapasitas 400 liter per detik.

Selain itu, akan dibangun juga di Sunggal dengan kapasitas 400 liter per detik. Kemudian akan ditingkatkan lagi kapasitas di Delitua sebesar 300 liter per detik dan di Hamparan Perak 100 liter per detik.

“Kemudian kita akan kerjasamakan dengan pihak ketiga, kedua, dan investor untuk di Binjai lagi di Mebidang I dan II dengan kapasitas 1100 liter per detik. Dan itu semua ditender secara terbuka. Pasokannya nanti diperoleh dengan melakukan pengolahan air permukaan sungai,” jelasnya.

Untuk 2022 nanti, Kabir Bedi menyebutkan bahwa Tirtanadi akan mempersiapkan pembangunan jaringan-jaringan untuk air yang akan masuk pada akhir November 2022 nanti ke Tirtanadi sebanyak 1750 liter per detik.

“Jaringan-jaringan itu nantinya dipersiapkan untuk pasokan air di akhir 2022 dan awal 2023 untuk pemenuhuan kebutuhan masyarakat sampai tuntas nanti di tahun 2024 sebab program kerja itu sudah direncanakan dan saat ini sedang berjalan. Kita berharap agar masyarakat dapat bersabar,” ucapnya penuh optimis. (MR/Sipa Munthe)

Breaking News