Bupati Samosir Lantik Pengurus Lembaga Adat dan Budaya

Bupati Samosir Lantik Pengurus Lembaga Adat dan Budaya
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Bupati Samosir, melantik Lembaga Adat dan Budaya khusus untuk Kabupaten Samosir.

Acara pelantikan bertempat di Hotel Tyesza, Desa Unjur, Kecamatan Simanindo, Selasa (20/10/2021).

Pelantikan pengurus dilaksanakan sesudah pengesahan rapat komisi melalui hasil yang di rumuskan sekaligus memilih pengurus berdasarkan hasil musyawarah.

Sebagai susunan Pengurus Lembaga Adat dan Budaya Kabupaten Samosir berdasarkan Keputusan Bupati Samosir Nomor 215 Tahun 2021 tanggal 19 Oktober 2021 meliputi:

Majelis Adat dan Budaya Partungkoan Adat terdiri dari Ketua dan anggota.

Dewan Adat dan Budaya Partungkoan Adat yakni Ketua dibantu anggota

Lembaga Adat dan Budaya Partungkoan Adat, terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris, Bendahara, para wakil dibantu anggota.

“Kepada seluruh jajaran pengurus untuk bekerja maksimal sesuai tupoksi dan wewenang masing masing untuk mendukung program pembangunan di Samosir secara umum dan pelestarian adat-istiadat dan budaya Bangso Batak khususnya,” ajak Ketua terpilih Batahan Siringo-ringo.

Bupati Samosir dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pengurus Lembaga Adat dan Budaya Tingkat Samosir yang telah dipilih secara musyawarah dan terima kasih kepada Tim Formateur/Inisiator serta seluruh Tokoh Adat dan Budaya yang telah memberikan sumbangsih waktu, tenaga dan materi serta ide dan buah pikiran.

“Para pengurus terpilih agar berperan untuk peningkatan Harkat dan Martabat bangsa berlandaskan pada nilai-nilai luhur bangsa yang tumbuh dalam masyarakat khususnya Bangso Batak,” harap Diko.

Dengan terbentuknya lembaga ini merupakan salah satu wujud kekhususan dan keistimewaan Bangso Batak yang memiliki Aksara, Bahasa, Bendera dan Wilayah yang terbentang dikawasan Danau Toba.

Lebih lanjut, Bupati mengajak semua pihak untuk terus menatap kedepan dan merajut kembali peradaban Batak yang mulai tergerus dan terkikis. Kekayaan adat dan budaya yang telah diwariskan luluhur adalah modal kekuatan Bangso Batak di era modernisasi dan era digital yang bergerak pesat dan cepat. Maka dengan dibentuknya lembaga ini diharapkan akan semakin menguatkan fungsi dan peran pranata sosial dan pranata hukum adat yang selama ini mulai redup.

“Marilah kita membangun kembali kejayaan Budaya Batak yang selama ini mulai luntur dan tergerus di era globalisasi”, ucap Bupati. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.