Tak Ingin Maju Lagi, Ini Harapan Mantan ketua DPC PPP Kendal Mustamsikin
METRORAKYAT.COM, KENDAL – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah bentuk tim formatur dalam menentukan ketua dan pengurus PPP Kendal periode 2021-2026.
Sesuai Anggaran Dasar Rumah Tangga ( AD/ART ) PPP, termasuk peraturan dalam Kabag Organisasi nomer satu Tahun 2021, bahwa tim formatur punya waktu 20 hari untuk menyusun kepengurusan.
Hal itu diungkapkan Ketua terpilih tim formatur, Abdul Syukur dalam musyawarah DPC PPP Kendal, yang dilaksanakan di Tirto Arum Kendal, Minggu (26/9/2021)
“Jadi kita tidak langsung menyusun kepengurusan partai, namun masih harus menunggu hasil rapat tim untuk menyusun kepengurusan partai,” ungkapnya.
Ia mengaku, selaku ketua tim formatur yang ditugaskan oleh DPW Jateng, dirinya mendapat amanah untuk bekerja dan merangkul semua pihak yang memiliki basis-basis dukungan di tengah masyarakat agar dalam menyusun kepengurusan nanti bisa lebih baik lagi.
“Termasuk meminta dukungan dari pendiri partai, karna partai PPP ini didirikan oleh tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyah. Oleh karena itu kita akan meminta restu kepada pendiri partai untuk meminta restu dalam menyusun kepengurusan ini,” tandasnya.
Sementara Usai acara, Mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Kendal, Mustamsikin menegaskan, dirinya sudah tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua.
Dirinya hanya berharap, agar ketua yang terpilh nanti bisa menarik pemuda milenial untuk menorehkan suara, membawa kemajuan PPP dan menambah jumlah kursi di DPRD.
“Muscab PPP Kendal hari ini belum memilih dan menetapkan ketua. Baru sebatas menentukan tim formatur. Namun yang penting, saya sudah tidak mau lagi menjabat sebagai ketua. Saya berharap ketua nanti bisa menambah jumlah kursi PPP di DPRD, dari lima kursi menjadi lebih banyak,” tandas Mustamsikin.
Dijelaskan, dalam muscab yang diagendakan yakni laporan pertanggung jawaban, program kerja, rekomendasi dan memilih formatur.
“Tim formatur ini diberi amanat untuk memilih kepengurusan. Jadi selama masa transisi, semua keputusan di tangan tim formatur. Tim formatur juga wajib mengadakan rapat umum anggota, tujuannya adalah untuk mempersiapkan calon ketua periode baru,” jelas Mustamsikin.
Wakil ketua DPW PPP Jateng yang terpilih menjadi ketua tim formatur tersebut menegaskan, tim formatur yang dibentuk saat ini terdidi dari tujuh orang, satu dari DPP, satu dari DPW Jateng, satu dari pengurus harian DPC Kendal, empat orang lagi dari pengurus Harian anak cabang tingkat kecamatan.
“Jadi tujuh orang itu yang nanti akan menyusun kepengurusan kedepan, namun tim formatur akan menggelar rapat terlebih dahulu dalam menentukan kepengurusan baru. Ada keteria tertentu dalam menentukan ketua dan sekertaris, diantaranya syarat menjadi ketua atau sekertaris harus pernah menjabat sebagai pengurus selama satu periode, baik di tingkat Provinsi, daerah, cabang mupun tingkat Kecamatan,” tandasnya.
Ia menambahkan, selain itu ada 25 kompisi yang nantinya akan menjadi acuan dalam menyusun kepengurusan itu, diantaranya yang jadi acuan antara lain, mengambil dari generasi milenial, tokoh agama dan Ormas.
“Saya berharap penyusunan struktur kepengurusan ini bisa berjalan dengan baik, dan disusun sebaik mungkin. Karena sususnan kepengurusan itu merupakan simbol-simbol dari kekuatan partai itu sendiri. Semua partai politik tentu akan melakukan kompetisi dengan partai lain. Sehingga struktur kepengurusan itu harus mencerminkan perwakilan dari wilayah atas atau dari akar bawah,” imbuhnya.
(mr//Siva zou)
