Forum Aceh Untuk RI-01 Dorong Kasus Mesum Walikota Langsa Dituntaskan Secara Hukum
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Forum Aceh Untuk RI-01 (FAURI-01) mendorong kasus dugaan mesum yang dilakukan oleh Walikota Langsa, Usman Abdullah dengan janda anak tiga berinisial Ai, agar bisa dituntaskan secara hukum. Sehingga, kasus yang mencoreng nama daerah tersebut tidak menjadi polemik berkepanjangan di tegah masyarakat.
Ketua FAURI-01, T.Said Machdy, dalam pernyataannya yang disampaikan kepada media, Jumat (10/9/2021) mengatakan, kasus dugaan mesum melibatkan Walikota Langsa Usman Abdullah yang baru-baru ini dibongkar oleh Ketua KIBAR Aceh, Muslim alias Cut Lem, telah menyita perhatian publik di Provinsi Aceh. Apalagi, baru-baru ini Cut Lem kembali menggelar konferensi Pers untuk mendorong instansi terkait agar segera menuntaskan kasus Asusila yang diduga di lakukan Walikota Langsa Usman Abdullah.
“Kami berharap kasus Asusila yang melibatkan Walikota Langsa ini, untuk diusut secara serius dan tuntas. Masyarakat Kota Langsa ingin mendapatkan kebenaran hukum, atas kasus Asusila Walikota Usman Abdullah yang dilakukannya di Pendopo
kebanggaan warga kota Langsa,” ujar Said Machdy.
Menurutnya, kasus Asusila Walikota Langsa diduga sengaja digelindingkan ke arah politik oleh oknum tertentu. Tetapi secara logika berfikir akal sehat, kasus Asusila Walikota Usman Abdullah adalah kasus pidana umum seperti halnya kasus mesum hasil tangkapan Wilayatul Hisbah (WH) selama ini di Aceh, dan tak ada kaitannya dengan politik.
“Kita tentu tahu, Cut Lem tidak akan berani membongkar kasus Asusila Walikota Langsa jika tidak memiliki alat bukti yang kuat. Apalagi yang dihadapi oleh Cut Lem adalah orang nomor 1 di Kota Langsa”, ungkap Said Machdy.
Karena itu, Said Machdy mengatakan,
saat ini masyarakat Langsa hanya ingin sebuah keputusan keadilan yang independen agar ke depan penerapan hukum syariat Islam berjalan dengan baik di bumi Serambi Mekah. Lalu imej buruk terhadap hukum syariat di Aceh yang dikenal dengan tajam kebawah tumpul keatas, bisa terhapus di pikiran masyarakat Langsa,” demikian Said Machdy.(MR/FAHRID)
