Tiga Kepala Daerah Dan Ulama Aceh Hadiri Peresmian Pasantren Dar Faqih Qur’ani
METRORAKYAT.COM, ACEH TIMUR – Pesantren Dar Faqih Qur’ani di Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, diresmikan, Rabu (7/7/2021).
Peresmian pesantren milik H Sofyan Pakeh di Jalan Medan – Banda Aceh antara perbatasan Kota Langsa dan Aceh Timur dihadiri oleh tiga kepala daerah Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib dengan julukan Rocky (diwakili asisten II Aiyub ), Bupati Aceh Tamiang H Mursil, Walikota Langsa Usman Abdullah akrab disapa Toke Seu’um dan ulama kharismatik Aceh asal Aceh Timur, Tgk H Muhammad Ali.
Tgk H Muhammad Ali atau lebih dikenal Abu Paya Pasi ini diundang untuk mempeusijuk atau menepungtawari pesantren ini.
Pesantren ini dipimpin peraih gelar predikat doktor tertinggi Universitas Al-Azhar, Kairo, Dr Awwaluz Zikri, Lc, MA, dan para pengajar sebagian besarnya dari alumni Timur Tengah atau IKAT.
Tahun pertama atau angkatan pertama belajar mengajar di Pesantren Dar Faqih Qur’ani, pihak yayasan menerima 100 santriwan dan 100 santriwati dari berbagai kabupaten/kota di Aceh maupun luar Aceh.
Turut hadir saat peresmian ini, Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, MH, Asiten II Pemkab Aceh Timur, Aiyub, SKM, MSi, Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar.
Kemudian Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, SIK, MH, dan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat Langsa dan Aceh Timur lainnya.
Ketua Yayasan Dar Faqih Qur’ani, Sofyan Pakeh, menyampaikan, berdirinya Pasantren Dar Faqih Qur’ani berawal dari bincang-bincang dirinya dengan Ustaz Dr Awwaluz Zikri, Lc, MA berapa waktu silam.
Saat bincang-bincang dengan Ustaz Awwaluz Zikri, saya tanya ke beliau apakah di Langsa dan Aceh Timur banyak alumni Timur Tengah.
Ustaz menjawab, banyak almuni, tapi belum semua alumni mengajar atau bisa menyalurkan ilmunya,” ujar H Sofyan meniru jawaban Ustaz Awwaluz Zikri pada saat itu.
Akhirnya H Sofyan Pakeh dan Ustaz Awwaluz Zikri menyepakati untuk membangun sebuah pasantren tempat menimba ilmu agama anak-anak.
“Alhamdulillah niat itu sudah terwujud hari ini.
Walaupun hari ini Pasantren Dar Faqih Qur’ani masih sederhana dan belum sepenuhnya selesai.
Insya Allah 2 hingga 3 tahun ke depan kita akan merampungkan semua fasilitas lain yang diperlukan agar anak-anak nyaman belajar di sini,” sebutnya.
Kepada para wali santri, H. Sopian Pakeh meminta maaf jika dalam berapa minggu ini mungkin masih ada kekurangan di pesantren, serta hal itu mohon dimaklumi.
Pasalnya, tahun ini pertama kalinya diterima santri di pesantren ini.
“Saya juga meminta saran-saran pada wali santri maupun pihak lainnya, supaya kami bisa membenahi di mana yang masih ada kekurangannya di pesantren,” pintanya.
H Sofyan Pakeh juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang telah mensupport dan mendukung penuh hingga berdirinya pasantren tersebut.
Semoga ke depan dayah ini berkembang dan maju sebagai tempat anak-anak menimba ilmu agama Islam dan pendidikan umum ” tutup pengusaha Langsa Dan Aceh Timur ini.
Sementara Bupati Aceh Timur diwakili Asisten II, Aiyub, SKM, Msi, saat meresmikan Pasantren Dar Faqih tersebut, menyampaikan, Pemkab Aceh Timur mendukung berdirinya Pesantren Dar Faqih Qur’ani ini.
“Mari kita semua mendukung Pasantren Dar Faqih Qur’ani ini untuk masyarakat Aceh dan khususnya Aceh Timur yang Agamais dan Islami, demi tegaknya syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah ini,” tutupnya.
Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, MKM, menyampaikan, pemerintah harus berterimakasih kepada pemilik Yayasan Pasantren Dar Faqih Qur’ani, H. Sofyan Pakeh.
Pasalnya telah mendirikan lembaga pendidikan Islam ini.
Sementara dalam UU Pemerintah Indonesia secara tegas dijelaskan bahwa pemerintah wajib menyediakan pendidikan bagi rakyatnya.
Namun, tugas negara itu sudah diambil oleh Sofyan Pakeh, sehingga hal ini patut diberikan apresiasi dan Terimakasih kepada beliau.
“Pesantren semakin banyak dibangun, maka semakin baik bagi masyarakat terutama untuk kelanjutan pendidikan generasi bangsa ini,” tegasnya.
Dandim Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, mengucapkan selamat atas berdirinya Pasantren Dar Faqih Qur’ani.
“Dengan adanya pesantren ini, baik H Sofyan Pakeh dan semua pengurus, serta orang tua murid, manfaat ilmu ini akan mengalir kepada kita semua.
Bentuk dukungan Kodim 0104/Atim, saya akan perintahkan Babinsa ikut menjaga pasantren ini supaya tidak ada hambatan apa pun dan pendidikan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Apalagi di era globalisasi ini, tambah Dandim, semuanya disibukan dengan ilmu teknologi.
Namun dengan lahirnya dayah ini ilmu teknologi itu akan dibarengi ilmu agama, dan tentunya dayah ini nantinya akan terus melahirkan generasi qurani dan hafiz.
Usai acara seremoni pembukaan, dilanjutkan dengan peresmian Pasantren Dar Faqih Qur’ani ditandai penandatangan Prasasti dilakukan Bupati Aceh Timur Diwakili Asisten II, Aiyub, SKM, MSi.
Kemudian dilanjutkan peusijuek (tepung tawar) Pasantren Dar Faqih Qur’ani dan Ketua Yayasan, H Sofyan Pakeh serta pengurus dan pengajar, serta ruang belajar santri oleh Abu Paya Pasi. (MR/DANTON)
