Penikmat “Kopi Naik Kelas” Kini Hingga Negeri Beton

Penikmat “Kopi Naik Kelas” Kini Hingga Negeri Beton
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KENDAL–Pengusaha muda Faisal Tanjung (25), Berawal dari pecinta dan penikmat kopi,punya cita-cita ingin produksi kopi dan sekaligus ijin produksi lengkap dan Halal kini terwujud.

Hal itu tidak terlepas dukungan keluarga sekaligus teman karibnya. yang diberi nama kopi “Naik Kelas” kini tembus penjualan hingga Mancanegara.

Pesanan kopi meluas hingga mancanegara di negeri Beton Hongkong,taiwan.Tanjung menceritakan, saat itu teman bekerja disana,majikan dan temannya minta kopi bawaan dari Indonesia, usai mencicip kopi tersebut, mereka tertarik ingin pesan,disitulah kopi kami dikenal dari rasa hingga sensasi.

“Setidaknya ini adalah awal dari proses perjuangan dan ikhtiar kenalkan produk Kopi Naik Kelas,”ujarnya.

Seperti yang diungkapkan Dinda (30), salah satu BMI Di Taiwan Penikmat Kopi betul-betul merasakan sensasi berbeda, dari kwalitas rasa kopi tidak bikin asam lambung naik.

“Semoga lebih bisa dikenal luas lagi,saya merasakan sendiri kopinya tidak bikin asam lambung naik , betul-betul aman dan Halal, ” jelasnya.

Yanto (26) salah satu TKL bekerja di Hongkong saat dihungi pesan Whatsapp mengatakan,senada apa yang dikatakan mas Tanjung kopi Halal dan bersertifikat apa lagi “Kopi Naik Kelas, “Tidak bikin perut sakit dan aman.

Selain itu, Kopi yang diproduksi di Waroeng Tanjoeng tersebut, bahkan sudah sampai ke tangan Menparkeraf, Sandiaga S Uno, saat diperkenalkan oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, beberapa waktu lalu.

“Begitu perhatiannya Pemkab Kendal dalam mempromosikan produk asli Kendal. Sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM seperti kami,” kata Tanjung, saat ditemui metrorakyat.com, minggu Malam (12/7/2021).

Waroeng Tanjoeng yang berada di pertigaan Weleri menuju arah Sukorejo, tepatnya di Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri, sudah berdiri sejak 6,5 tahun lalu.

“Berawal dari merintis di emperan dalam bentuk angkringan, hingga kini menjadi kafe seperti sekarang. Untuk kafe, kami sudah berjalan selama 1,5 tahun, sedangkan dalam bentuk angkringan kami dulu berjalan lima tahun,” terangnya.

Diungkapkan, produk Kopi Tanjoeng adalah salah satu kebanggan tersendiri bagi dirinya, sekaligus memotivasi agar bisa berkembang inovasi dan kreasinya.

Kopi Naik Kelas merupakan pengembangan produk, setelah dirinya berkecimpung lama dalam dunia kopi. Faisal Tanjung juga berusaha mengangkat kopi lokal Kendal, agar dikenal masyarakat luas, tak hanya di Kendal saja.

Bahkan, lanjut Tanjung, usahanya tersebut kini sudah memiliki izin resmi dan sertifikasi halal dari pemerintah.

“Usaha Waroeng Tanjoeng ini, sudah memiliki izin resmi dan sertifikat halal dalam proses produksi hingga pengemasannya,” ungkapnya.

Hal tersebut, kata Tanjung, adalah upaya legalitas sebagai pelaku usaha UMKM. Karena menurutnya, pengusaha harus punya hak paten produk yang ia miliki.

“Dengan legalitas, kopi lokal murni bisa didistribusikan ke pasar-pasar tradisional maupun swalayan terutama di Kendal dan sekitarnya. Hal ini juga untuk mengangkat komoditas kopi asli Kendal,” kata Tanjung.

Selain itu, lanjutnya, kopi Naik Kelas diharapkan bisa menjadi perantara penyambung rasa dari petani ke penikmat kopi, baik di Kendal, maupun di luar Kendal.

Hal ini, jelas Tanjung, karena kopinya sudah diproses dan disimpan dalam bentuk green bean minimal enam bulan, untuk menurunkan kadar kafein.

“Di sini kami menawarkan beberapa jenis kopi, mulai dari kopi klotok, tubruk, V60, Vietnamdrip, Latte, Moccacino, Cappucino, hingga es kopi susu,” paparnya.

Menurutnya, dengan pengolahan yang bagus, bisa untuk membentuk cita rasa yang bisa memanjakan para penikmat kopi.

Baik itu dari jenis kopi arabika, robusta, maupun liberika.

“Cita rasa kopi kami ada rasa moka dan rasa strong, yang membuat kita selalu terjaga dan tidak membuat asam lambung naik seperti kopi pada umumnya,” jelas Tanjung.

Sebagai penutup, karena di masa PPKM Darurat seperti ini, dalam menjalankan usahanya, ia memanfaatkan teknologi digital seperti grab dan pesan antar.

“Dari pihak kami sendiri, siap mengantarkan pesanan kepada konsumen, dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan,” pungkas Tanjung. (mr//siva zou)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.