Menampung 1.600 Jemaah, Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah Diresmikan
METRORAKYAT.COM, DELISERDANG – Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah yang berada di seputaran perkantoran Bupati Deli Serdang diresmikan, Jumat (02/07/2021). Bangunan berada diatas lahan seluas 16.307 M2 (1,6 Ha), fisik masjid seluas 5.864 M2 serta dapat menampung kurang lebih 1.600 jamaah.
Kronologis pembangunannya disampaikan Ketua panitia pembangunan Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah H. Khairum Rizal. Dikatakan, akhir tahun 1985, di lokasi itu berdiri Masjid Al Ikhlas yang dibangun Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila dan diresmikan tanggal 26 Maret 1986 oleh Gubernur Sumatera Utara Alm. Letjend TNI (Purn) H. Kaharuddin Nasution.
Tahun 2015, Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan menggagas agar Masjid Al-Ikhlas direvitalisasi dengan membangun masjid yang baru agar dapat menampung jamaah yang lebih banyak dan bukan hanya tempat sholat saja, tapi juga untuk kegiatan-kegiatan ibadah lainnya.
Pembangunan Masjid Agung ini dimulai sejak tahun anggaran 2017 dan 2018 dibiayai oleh APBD Kabupaten Deli Serdang. Kemudian pada tahun 2019 dan 2020 dilanjutkan dengan penyempurnaan bangunan masjid, seperti perluasan tanah untuk parkir, pembuatan taman, air mancur.
Peresmian dilakukan Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan dihadiri Sultan Serdang T. Achmad Tala’a bersama T. Mira Sinar ditandai penandatanganan prasasti. Tampak juga Ketua TP PKK Deli Serdang Hj. Yunita Ashari Tambunan, Dandim 0204/DS Letkol Kav. Jackie Yudhantara, Kajari Jabal Nur SH. MH, Ketua Pengadilan Agama Lubuk Pakam Drs. M. Kasim MM, anggota DPRD Deli Serdang Rakhmadsyah, Sekdakab Darwin Zein S.Sos bersama staf ahli, asisten, para Kepala OPD, mewakili Forkopimda Deli Serdang lainnya, Ketua MUI H. Arifin Marpaung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua ormas Islam.
Bupati juga mengukuhkan Badan Pengelola Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah priode 2020-2023 yang terdiri dari Ketua H. Khairum Rizal, dan Wakil Ketua H. Agus Muliono, H. Khairul Anwar, H Herry Lubis, Sekretaris dan Wakil Sekretaris, H. Surya Putra, Edi Sundowo, Bendahara, H. Syarifuddin Lubis serta berbagai bidang lainnya
Kita berharap masjid ini akan menjadi pusat kegiatan umat didalam mempererat ukhuwah islamiyah yang bersama-sama memakmurkannya, kemudian menjadikan masjid ini juga sebagai tempat pusat pembelajaran kajian ilmu islam serta tempat wisata religi, harap Bupati.
Nama Sultan Thaf Sinar Basarsyah ditabalkan sebagai nama masjid. Sultan adalah Sultan Serdang ketiga dalam tahta mahkota Kesultanan Serdang masa pemerintahan 1817-1850 M. Ia seorang yang berpegang teguh pada adat Melayu dan berlandaskan islam. Sikapnya yang lemah lembut, sopan, adil dan warak (alim), membuat banyak orang pedalaman ikut masuk melayu (Islam).
Dimasa pemerintahan beliau Negeri Serdang mengalami kemajuan dan dikenal sampai ke luar negeri. Tuanku Thaf Sinar Basarsyah juga banyak mendirikan masjid-masjid dan beberapa madrasah. Jasa-jasa beliau inilah yang perlu kita ingat dan kita teladani, jelas Bupati.
“Jasa-jasa beliau inilah yang perlu kita ingat dan teladani. Alangkah mulia dan beruntungnya beliau. Keberuntungan yang saya maksudkan adalah hari ini kita mengenang jasa-jasa baik beliau, mengenang semua amal baik yang dilakukannya dan Insya Allah kita jadikan teladan. Beliau dikenang karena semua jasa baiknya pada negeri Serdang,” tegas Bupati.
Ornamen-ornamen Masjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah sangat khas dengan kebudayaan Melayu. Atapnya berbentuk payung yang sering dipakai saat upacara adat Melayu, artinya menaungi semua golongan. Tentu diartikan sebagai simbol tempat ibadah yang menaungi seluruh umat muslim. Masjid ini menjadi simbol keislaman yang ramah, moderat, dan menjadi pilar keberagaman Kabupaten Deli Serdang pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
Sultan Serdang Tengku Achmad Tala’a Syariful Alamsyah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi serta terimakasih kepada Pemkab Deli Serdang khususnya Bupati Deli Serdang yang telah mewujudkan keinginan masyarakat Deli Serdang untuk memiliki Masjid Agung di Kabupaten Deli Serdang.
“Ini merupakan ikon baru Kabupaten Deli Serdang yang sudah terkenal sampai ke Jakarta sekaligus dijadikan destinasi wisata religi. Masjid ini memiliki arsitektur yang unik dan ini sudah dimiliki masyarakat Deli Serdang akibat kegigihan Bapak Bupati H. Ashari Tambunan. Kiranya ini menjadi ladang amal ibadah bagi Pak Bupati,” ujar Tengku Achmad Tala’a.
Tengku Achmad Tala’a Syariful Alamsyah mengatakan bahwa Tengku Thaf Sinar Basarsyah tidak hanya milik masyarakat adat Kesultanan Serdang tetapi milik umat islam di Deli Serdang karena di zamanya didirikan masjid pertama di Kabupaten Deli Serdang dan masjid itu bisa dilihat di Desa Serdang Kecamatan Beringin.
“Sekali lagi kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Deli Serdang dan harapan kami nama yang ditabalkan kiranya tidak hanya membawa kebanggaan kepada kami tetapi juga membawa berkah kepada masyarakat Kabupaten Deli Serdang”tutup Tengku Achmad Tala’a Syariful Alamsyah yang juga Wakil Ketua DPRD Deli Serdang.(MR/Jen)

