oleh

Haris Kelana Damanik: Dukung Langkah Pemko Medan Lakukan PPKM Darurat, Tapi Jangan Sampai Mematikan Ekonomi Mikro

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Wakil Rakyat dari Dapil 2, Haris Kelana Damanik mengatakan mendukung langkah pemerintah melakukan PPKM Darurat untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di kota Medan.

Namun, Haris berharap agar ketika pelaksanan PPKM Darurat dilakukan tidak menimbulkan goncangan ekonomi terhadap masyarakat miskin dan kurang mampu dan terdampak terpuruk ekonomi selama pandemi Covid-19 yang terjadi sampa saat ini.

” Usaha kecil yang kerja hari ini untuk makan satu hari dan kemudian harus bekerja agar bisa terus menjaga ekonomi nya, terpaksa harus menahan rugi akibat aturan PPKM Darurat yang dilakukan Pemko Medan,”terang anggota DPRD Komisi 2 ini, Kamis (15/7).

Jika masyarakat ekonomi mapan atau mampu, sambung Haris busa saja menahan diri tidak bekerja selama beberapa hari bahkan sebulan lebih, karena dia sudah punya stok financial yang cukup. ” Itu kalau yang mampu dari segi financial, bagi warga yang memang sedang kesulitan ekonomi, mungkin butuh biaya berobat, buat gizi anak mereka, atau kebutuhan pokok lain, pastilah akan semakin merana. Kita kawatir jika pelaksanaan PPKM Darurat dilakukan tanpa ada solusi bagi warga miskin dan kurabg mampu kita kawatir akan menimbulkan masalah baru, seperti kriminal dan lain sebagainya,”terang Haris.

Haris berharap, Pemko Medan selain menerapkan PPKM Darurat juga harus berfikir cepat untuk mencari solusi bagi warga yang terpaksa dirumahkan oleh bos perusahaan mereka lantaran terkena aturan PPKM, apalagi mereka yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga.

“Silahkan beri juga bantuan dalam bentuk kebutuhan pokok bagi masyarakat sehingga meski tidak memiliki uang tapi bisa untuk bertahan hidup selama pelaksanaan PPKM Darurat berlaku, karena PPKM Darurat untuk menjauhi masyarakat kota Medan dari bahaya Covid-19, namun jangan malah aktivitas itu malam membunuh masyarakat miskin pelan-pelan,”pungkas politisi dari Gerindra Kota Medan ini.(MR/Wan)

Breaking News