oleh

GMKI Sorong Selatan Salah Menentukan Sikap Secara Oganisasi

METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Aksi yang dilakukan oleh OKP GMKI, GAMKI dan DAP di Hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Provinsi Papua Barat pada 16/07/2021 lalu kini mengisahkan pertanyaan.

Hal itu yang di lakukan oleh DAP Sorong Selatan dan dua organisasi Nasional yakni GMKI dan GAMKI serta pemuda keterwakilan beberapa Distrik di Sawit Raya.

Ketua bidang aksi dan pelayanan gerakan mahasiswa Sorong Selatan, Obaja Saflessa kepada media menjelaskan, bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum itu sah-sah secara undang-undang yang berlaku di negara Indonesia namun ada hal yang menjadi kejanggalan secara organisasi.

Ia juga memberikan dukungan kepada aksi tersebut dan kabid akspel GMKI sorsel ini menilai kini organisasi telah membantu menyampaikan aspirasi masyarakat sorsel kepada pemerintah Daerah namun ada hal-hal yang sepatutnya perlu di lakukan.

” GMKI Sorsel yang di ketuai Ronald Karsao tidak jeli melihat hal-hal secara organisasi yakni surat dukungan organisasi yang lahir pada keputusan organisasi seperti rapat internal cabang dan pencatutan logo dukungan organisasi pada aspirasi yang di serahkan kepada DPRD Sorsel,” Kata kabid akspel.

Obaja mengharapkan agar keputusan organisasi secara struktural perlu di pelajari secara baik agar tidak salah mengambil keputusan. “GMKI juga tidak berdiri pada kepentingan Kelompok-kelompok tertentu yang merugikan masyarakat banyak,” tutup kabid akspel GMKI Sorsel. (MR/Dewa)

Breaking News