Pemkab Samosir Bersama TNI-POLRI Monitoring Pelaksanaan Vaksin di Sianjur Mula-mula

Pemkab Samosir Bersama TNI-POLRI Monitoring Pelaksanaan Vaksin di Sianjur Mula-mula
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir diwakili Camat Sianjur Mula-mula bersama TNI-Polri melakukan monitoring Vaksinasi Covid-19

Penyuntikan Vaksinasi bertempat di Kantor Puskesmas Limbong kepada warga Desa Habeahan Napurahan sebanyak 86 orang. Dengan Dosis 1: 86 orang ( 8 vial),Dosis 2: 0 orang, Lansia:  4 orang, pedagang: 1 orang, Pelayan publik: 4 orang dan untuk masyarakat umum: 72 orang Masyarakat rentan : 0 orang,Toga :1 orang, Tokoh masyarakat 1 0rang, Nakes 3 orang, Kamis (24/6/2021).

Kepala Puskesmas Limbong Drg Rawati Simarmata menghimbau serta mengajak masyarakat agar jangan takut melakukan vaksinasi. Selesai divaksin bisa menjadi contoh bahwa suntikan ini aman, yang sebelum disuntik memang ada rasa deg-degan, tapi setelah disuntik biasa saja.

Ternyata tidak sakit dan tidak ada reaksi yang perlu dihawatirkan, Setelah menerima suntikan vaksinasi, masyarakat tidak langsung meninggalkan tempat, masih menjalani observasi selama 30 menit untuk melihat efek dari penyuntikan.Setelah masa observasi tersebut baru di perbolehkan pulang.

“Tenaga Medis yang melakukan penyuntikan Vaksinasi Covid-19 yakni drg Rawaty Simarmata, Risda Sinaga, dr eva samosir, Florida Malem, Endang Siallagan, P Sanri Sagala, Emma Sirait, Priska Marbun,”ujarnya.

Koramil 04/HB Serda Lamtor Siburian melaksanakan pendampingan pelaksanaan vaksinasi oleh Puskesmas Limbong di Desa Habeahan Napurahan, Serta memberikan pengawasan guna memberi rasa aman dan nyaman agar kegiatan berjalan dengan lancar.

“Pengawasan yang di lakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tuturnya.

Camat sianjur mulamula Rudi HJ .Sitorus didampingi Kapolsek Harian Boho AKP  Herman sembiring, Bhabinkamtimas Bripka L. Sagala, Babinsa Serda lamtor siburian yang turut Serta melaksanakan pendampingan.

Rudi HJ.Sitorus menjelaskan untuk penerima vaksin itu tidak langsung disuntik, ada tahapan-tahapan. Salah satunya dinyatakan sehat.

“Sebelum divaksin, penerima akan menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, Di antaranya pengecekan suhu, skrining dengan 16 pertanyaan, jika dinyatakan sehat kemudian baru dilakukan pemberian vaksin,” ungkapnya.

Kapolsek Harian Boho AKP Herman Sembiring menyampaikan, bahwa monitoring sekaligus pengamanan tersebut dilakukan dalam rangka mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas, sehingga dapat memberikan kenyamanan terhadap para tenaga medis maupun warga yang akan menerima suntik vaksin Covid-19.

“Tujuan vaksinasi ini mulia untuk keselamatan, sehatkan dan tangguhkan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Vaksin pun sudah  melewati uji klinis dan label halal dari MUI dan sudah ada izin BPOM,” paparnya. (MR/156).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.