Pemkab Samosir Bersama TNI Penyuluhan Koperasi Perindustrian
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Samosir) melalui Dinas Koperasi perindustrian perdagangan (Koperindag) bersama Kodim 0210/TU-Ramil 04/HB melaksanakan penyuluhan di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sianjur Mula-mula.
Penyuluhan pada Jumat (25/6) bertempat di Gereja HKBP Bonan Dolok Sianjur Mula-mula Samosir, Sabtu (26/6/2021).
Danramil 04 Harian Boho Letda Chb Marihot Sitinjak menyampaikan bahwa materi yang di sampaikan nara sumber yakni Patar sinaga dan Desran Lumban Raja mewakili Kepala Dinas koperindag Samosir dengan materi ‘Tentang cara pengolahan Koperasi dan tanaman kopi hingga ke pemasaran. Sebagai peserta warga Bonan Dolok sebanyak 50 orang dibantu 2 anggota Kodim 0210/TU.
Patar Sinaga menjelaskan, kegiatan penyuluhan penting untuk dilakukan supaya masyarakat pra koperasi tahu cara pasti bagaiman mendirikan koperasi. Mereka juga harus membuat AD/ART seperti apa. Dengan memahami cara yang baik, maka dipastikan pendirian koperasi tidak akan terkendala, Menurutnya kegiatan penyuluhan perkoperasian kepada masyarakat pra koperasi di daerah tertinggal dan antar kelompok pendapatan di desa Bonan Dolok yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi agar dapat membentuk koperasi sesuai jati dirinya.
“Agar kelompok pra koperasi daerah tertinggal memiliki bekal untuk mendirikan koperasi sesuai kepentingan anggota dan dapat berjalan sesuai anggaran dasar koperasi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya
Sementara Desran Lumban Raja memberikan pembinaan dan pengolahan kopi untuk kelompok petani kopi, Untuk Peningkatan produktivitas dan mutu hasil kopi dapat dilakukan dengan cara memperhatikan teknik budidaya tanaman kopi mulai dari penanaman hingga perawatan. Kegiatan penanaman diawali dengan pemiliahan varietas yang sesuai dengan kondisi lahan, serta penentuan jarak tanam kopi yang disesuaikan dengan kemiringan tanah.
Pemupukan dilakukan dengan memperhatikan waktu, dosis dan jenis pupuk serta cara pengaplikasiannya. Selain itu, perlu adanya pemangkasan agar tanaman kopi tetap rendah sehingga mudah dalam perawatan, pembentukan cabang produktif, mempermudah masuknya cahaya.
Letda Chb Marihot Sitinjak mengatakan, penyuluhan tentang Koperasi – pertanian Kopi tersebut diharapkan dapat menambah wawasan dan kemampuan para petani setempat dalam meningkatkan hasil panen kopi yang baik serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Bonan Dolok. (MR/156).
