Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pastori GKI Sion Kambufatem Bakal Klasis Aitinyo Kabupaten Maybrat
METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Pembangunan Pastori merupakan satu kebutuhan yang harus dipenuhi jemat dan bangunan tersebut tidak bisa terpisah jauh dari gedung gereja, sehingga prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung pastori/rumah pelayan GKI Sion Kambufatem bakal Klasis Aitinyo kabupaten Maybrat pada Jumat, (25/6/2021).
Hadir pula Sekretaris bakal Klasis Aitinyo, staf ahli bupati bidang pendidikan Herman Kambu, S.Pd intelektual asal Aitinyo Raya, tamu undangan dan warga jemaat setempat.
Ketua panitia Margaretha Way,SE dalam keterangannya bahwa perencanan pembangunan pastori dalam RAB yaitu P=12xL=10 dan mebutuhkan anggaran Rp.544,470 ,000.00 ( lima ratus empat puluh empat juta empat ratus tujuh puluh ribu rupiah), pembangunan tersebut di rencakan akan diresmikan bersaman dengan gereja baru gki sion kambufatem pada bulang oktober 2021 mendatang sehingga tentunya target panitia akan menyelesaikan pembangunan tersebut dalam jangka waktu 2 bulan.
Dari rentang waktu yang begitu singkat dapat membuat kita baik panitia, intelektual dan juga warga jemaat GKI Sion kambufatem harus fokus bekerja keras.
“Kami juga meminta kepada seluruh intelektual Aitinyo Raya untuk bergandengan tangan mendukung proses pembangunan pastori ini karena GKI Sion Kambufatem merupakan jemaat mula – mula yang ada diwilayah distrik Aitinyo Raya,”katanya.
Sekretaris bakal klasis Aitinyo mengatakan, pembangunan pastori merupakan sarana kebutuhan yang patut dilakukan setiap jemaat, karena pastori merupakan tempat dimana para hamba Tuhan harus beristirahat dengan tenang dan mendoakan setiap jemaat dimana ia berada dan juga pembangunan pastori tidak harus berjauhan dari gedung gereja tersebut. Sehingga apa yang dilakukan oleh warga jemaat kambufatem saat ini merupakan perbuatan baik karena telah membangun rumah milik Tuhan dan berkatNya selalu akan mengalir bagi generasi emas Kambufatem.
Pembangunan pastori ini tentunya akan selesai dan ditempati oleh pelayan yang telah di tugaskan di sini maka bagi warga jemaat harus dapat mengontrol dan melindungi kehidupan dari dia. Hidup dia harus tenang sehingga dia focus untuk mendoakan setiap warga jemaat dalam kehidupan bahkan masalahnya.
Mewakili Bupati kabupaten Maybrat Herman Kambu,S.Pd staf ahli bupati bidang pendidikan memnyampaikan dalam sambutannya bahwa dirinya menyampaikan terima kasih kepada gereja yang terus mendukung pemerintah dalam mengisi pembangunan di kabupaten Maybrat khususnya di bidang keagamaan.
Pemerintah tentunya akan memperhatikan dan mendukung gereja dalam setiap proses pembangunan sarana peribadatan bahkan rumah pelayan di jemaat masing masing. Sehingga saat ini pemerintah telah menganggarkan dana dalam APBD induk kabupaten maybrat tahun 2021 untuk pembangunan keagaman di wilayah hokum maybrat. Untuk itu kepada warga jemaat yang sedang membangun baik gereja bahkan pastori untuk segera menyiapkan provosal yang di tujukan kepada bupati kabupaten Maybrat guna meminta dukungan berupa biaya dari pemerintah daerah dan itu pasti akan direalisasikan . (MR/Dewa Watho).
