Imigran Asal Irak Menangis, Akela : Tolong Saya Pak Jokowi, UNHCR Kota Medan Diduga Beri Harapan Palsu dan Janji Manis

Imigran Asal Irak Menangis, Akela : Tolong Saya Pak Jokowi, UNHCR Kota Medan Diduga Beri Harapan Palsu dan Janji Manis
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Seorang imigran asal Irak bernama Aqila (56 tahun) tak kuasa menahan air mata mencurahkan kesedihannya kepada tim Metrorakyat.com baru-baru ini.

Sudah hampir 6 tahun lamanya ia tinggal di Kota Medan, Indonesia, namun belum mendapatkan kepastian dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) yang ada di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sumatera Utara.

Aqila mengatakan, pihak UNHCR seperti tidak memperdulikan nasib imigran yang ada di Kota Medan. “Petugas UNHCR di Medan ini tidak perduli dengan nasib saya. Selama disini saya sakit, kadar gula saya tinggi karena ini jadi beban pikiran saya. Saya rindu anak-anak saya. Saya tidak tahu mau minta tolong siapa. Saya ingin bertemu Presiden, tolong saya pak Jokowi,” jelasnya sambil meneteskan air mata, Jum’at (18/6/2021) lalu.

Kepada awak media, Aqila juga sempat menyebutkan beberapa nama petugas yang ada di UNHCR. Sudah beberapa kali wanita paruh baya itu mengirimkan pesan kepada orang yang dianggap sebagai pimpinan di organisasi dibawah naungan PBB yang ada di Kota Medan itu, namun dirinya mengaku tidak mendapatkan respon.

“Saya sudah coba mengirim pesan ke Pospos dan Tina, tapi Pospos pun seperti tidak perduli, terkadang dia jawab dan tidak menjawab pesan dari saya. Saya selalu berharap agar saya segera berangkat ke negara yang saya tuju. Setiap saat saya kirim pesan ke Pospos, tolong lah, saya bilang kalau saya lelah, tapi mereka bilang jika ini masalah di Jakarta. Selalu itu saja yang mereka (UNHCR-red) katakan padaku,” pungkasnya. (MR/Tim)

Admin Metro Rakyat News