PT. Pegadaian Persero Unit UPC Aek Nabara Diduga Jual Barang Gadaian Tanpa Memberitahukan Nasabah

PT. Pegadaian Persero Unit UPC Aek Nabara Diduga Jual Barang Gadaian Tanpa Memberitahukan Nasabah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LABUHAN BATU – PT. Pengadaian (Persero) yang bermotto mengatasi masalah tanpa masalah Cabang atau Unit UPC Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara diduga asal jual atau lelang barang gadaian nasabah tanpa ada memberitahuan sebelumnya, baik lewat Telepon maupun surat yang diantarkan PT. Pos Indonesia.

Seperti yang dialami seorang Nasabah berinisial HPS (38), Warga Sukaramai, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, dimana barang gadaiannya berupa cincin dilelang atau dijual tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari PT. Pengadaian (Persero) Unit Aek Nabara kepada nasabah lewat telopon maupun surat yang dikirim lewat kantor PT. Pos Indonesia.

” PT. Pengadaian Persero Unit Aek Nabara ini anehnya barang gadaian saya langsung dilelang tanpa pemberitahuan. Padahal biasanya kalau barang gadian sudah jatuh tempo dan mau dilelang bisa ada pemberitahuan,” sebut HPS.

Sambungnya, ini diduga ada permainan pimpinan Pegadaian di Aek Nabara ini agar mendapatkan untung dia, padahal waktu itu saya baru melaksanakan pelunasan barang gadaian saya yang lainnya.

“Kenapa tidak diberitahu bahwa sudah ada lagi barang gadaian saya yang jatuh tempo dan saya meminta OJK harus memperhatikan ini,” jelasnya.

Menurut keterangan UPC PT. Pengadaian Persero Aek Nabara yang bermotto Mengatasi masalah tanpa masalah, Irsal,SE saat didatangi MetroRakyat.com, Senin (3/5/2021) menyebutkan bahwa memang benar tidak ada surat pemberitauan.

“Kalau Barang yang sudah dijual bisa kita kembalikan, tapi nasabah harus bayar sekitar 4 juta lebih,” kata Irsal.

Kemudian, menurut surat bukti gadaian nasabah tertulis dengan Pinjaman sebesar Rp.3100.000,- dengan taksiran harga barang sebesar Rp.4.942.998,-. (MR/Haposan Sinaga)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Admin Metro Rakyat News