Pemko Langsa Diduga Kurang Proporsional Dalam Penempatan Kadis

Pemko Langsa Diduga Kurang Proporsional Dalam Penempatan Kadis
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Beberapa bulan yang lalu Pemko Langsa sudah melakukan seleksi uji kepatutan dan kelayakan ( Fit and Proper Test ) kepada jajarannya untuk menduduki jabatan Kepala Dinas dalam wilayah Pemko Langsa.

Proses tersebut sangat baik dan banyak mendapat dukungan apalagi seleksi tersebut sebagai penentu seleksi serta sarat dan penilaian yang terbaik untuk menjadi kepala Dinas di jajaran Pemko Langsa.

Perlu di ketahui, kriteria apa yang dinilai untuk menjadi kepala Dinas, tentu saja tim penilai bukan untuk orang sembarangan yang mempunyai skill terhadap kantor yang akan dipimpin nya nanti. bertujuanya mereka dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya mengarah kepada transparan dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Namun anehnya, dalam Pantuan Media Metrorakyat.com, Kamis (29/04/2021). Di Kantor Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa, Banta Ahmad SStPi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang ( Kabid ) dan juga pernah di percayakan sebagai PLT di Kantor tersebut. Dirinya tidak pernah menunjukkan kinerja yang baik contohnya, setelah melakukan absensi melalui Finger Print setelah itu menghilang dari kantor dan kembalinya lagi ketika absensi pulang, hal tersebut masih di lakukan sampai berita ini di terbitkan oleh media ini.

” Untuk mengetahui tentang kebenaranya, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE ( Toke Seu’um ) sudah sepatutnya memerintahkan bawahannya untuk mengecek langsung untuk kebenaran nya sebagai bahan pertimbangan,” ucap salah satu wartawan senior yang enggan ditulis namanya.

Disisi lain, carut marutnya kinerja Banta Ahmad dalam melaksanakan tugas di Kantor Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan, kerap kali muncul sebagai contoh pengadaan udang Paname melalui kolam Biofloc, pengadaan dinas tersebut, tidak sukses dengan menghabiskan anggaran milyaran rupiah, udang tersebut semua mati yang pengadaannya pada sejumlah Gampong dalam wilayah Kota Langsa.

Ini menunjukkan kinerja buruk bagi dinas tersebut dan diduga masih ada hal – hal lain bergelimpangan masalah.

Sambung dia lagi, keanehan lainnya tim seleksi hasil uji kepatutan dan kelayakan ( Fit and Proper test ) wajar dipertanyakan bisa meloloskan Banta Ahmad, SStPi sebagai Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan definitif.

Tentunya ada udang di balik batu dengan kata lain pendekatan, tim pembisik atau ada lain sebagai nya, semoga Pemerintah Pemko Langsa melalui Walikota Usman Abdullah akrab disapa Toke Seu’um dapat mengkaji ulang atau mengadakan sidak langsung atas kinerja Banta Ahmad sebagai Kadis diragukan demi untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat melalui Dinas tersebut,” ungkapnya.

Dalam hal tersebut di atas sejumlah awak media sudah sering mendatangi Kantor Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan, untuk menjumpai Banta Ahmad selaku Kadis bertujuan untuk guna konfirmasi namun yang bersangkutan tidak pernah berada di Kantor. Dan yang sering ditemui oleh awak media orang bawahannya diantaranya Jufri selaku Kabid yang selalu ada di Kantor dan sempat di konfirmasi oleh awak media menyangkut dengan pengadaan udang Paname yang gagal panen Jufri hanya bisa menjawab setahunya saja namun yang lebih mengetahui silahkan menjumpai Kadis saja arahan Jufri. Namun demikian Jufri mengatakan terkait hal tersebut pihaknya mengaku sudah pernah di panggil oleh penegak hukum.

Sementara itu amatan awak media plang papan Kantor beserta tulisan dan alamat sudah tidak jelas, ini menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tugas alias di sepelekan. “Halo Pak Wali Kota Langsa jangan terjadi pembiaran kapan di tindak apa tidak ada Anggaran,”sebutnya. (MR/Danton)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.