Banjir Dan Kemacetan Lalin Keluhan Warga Tiga Panah Dan Pengendara
METRORAKYAT.COM, KABANJAHE – Banjir dan Kemacetan arus lalu lintas di jalan raya Tiga panah Kabupaten Karo menjadi momok bagi warga masyarakat setempat termasuk pengendara dan penumpang kenderaan bermotor.yang lintas di wilayah ini khususnya sepanjang pekan Tiga panah mengarah ke arah kota Kabanjahe.
Semua elemen warga maayarakat mengharapkan perhatian serius.Bupati Karo yang baru dilantik menjabat, dirasa masih gesit perlu memberi perubahan untuk mengejar nilai poin 100 hari kerja.

Hasil pantauan di lapangan dan inspirasi yang dapat ditampung dari elemen masyarakat, hal banjir dan kemacetan lalin di sepanjang jalan raya Kabanjahe ke Merek melewati Desa Tiga panah khususnya lokasi Pekan sayur dan buah, tidak bisa dihindarkan, semua pihak tampaknya angkat tangan dalam menangani kemacetan lalin yang sudah cukup lama berlangsung, ditambah lagi dengan banjir menutupi parit dan badan jalan sepanjang empat kilometer, bila turun hujan dikarenakan fungsi parit tidak beraturan dan tertimbun.
Hal ini sudah berlangsung lama, namun belum ada tanda serius dari pemerintah desa sampai Kabupaten Karo menanggulanginya, sehingga warga masyarakat dan pengendara serta penumpang harus sabar mengelus dada menerima nasib apa adanya, pada hal jalan ini termasuk akses jalan vital lintasan menuju daerah objek wisata Parapat Danau Toba, juga menuju Kabupaten Dairi, Pakpak barat dan Singkil, juga dari Berastagi menuju Saribu dolok, Pematang raya terus ke Pematang Siantar, dan menuju Simarjarunjung lewat Tiga runggu terus ke Parapat.
Seperti yang disampaikan Pdt Junior Ginting, Dinar Saragih, Bp Kevin P dan J Ginting serta Johanes Aditya S kepada awak media ini di tempat terpisah, kurun Rabu sampai Selasa (4/5) lalu.
Para warga dan pengendara sangat mengharapkan kepedulian pihak pemerintah mana pun dapat memutuskan hal ini yang dirasa seperti kutuk bagi daerah ini, bila tidak segera ditangani pemerintah sebagai penganyom kehidupan masyarakat Karo, untuk dapat hidup layak, aman, tertib, tentram, bersih atau Asri sesuai amanah UUD 1945, diwakili Bp Kevin P dan Pdt Junior Ginting.
Camat Tiga Panah, Martina Darta Ginting ketika dikonfirmasi awak media ini. Rabu (5/5) di Kantor Bupati Karo di Kabanjahe, mengatakan, pihaknya sudah melihat permasalahan yang dialami masyarakat Tiga panah dan pengendara.
Pihaknya mencoba mengurai satu persatu permasalahan ini, diantaranya mengatur arus lalin dari Kabanjahe ke Merek melintasi Tiga panah, termasuk pembangunan parit secara permanen dengan beton dan pelebaran badan jalan yang telah dimulai tahun lalu, dan pelaksanaan tahun ini segera dimulai, ujar nya. (mr/ber)



