UPTD Puskesmas Weleri I Lakukan Vaksinasi Sinovac Bagi Lansia Tahap 2
METRORAKYAT.COM, KENDAL – UPTD Puskesmas Weleri I,hari ini melakukan vaksinasi Sinovac untuk lanjut usia (lansia). Pelaksanaan vaksinas Kedua dilakukan puskesmas Weleri mendapat kuota vaksin 360 untuk Lansia dari dinas kesehatan Kabupaten Kendal, Kamis (29/4/2021).
Giat Vaksinasi tak hanya dilakukan di puskesmas, namun ada juga dilakukan desa.
Jutifa Kurnia Widywati, sebagai koordinator Vaksinasi wilayah puskesmas I, Mewakili Kepala UPTD Dr.Joko, mengatakan untuk peserta lanjut usia (lansia) yang ingin di vaksinasi di puskesmas harus membawa identitas Kartu Tanda Penduduk(KTP) dan usia harus di atas 60 tahun.
Dalam melaksanakan vaksinasi tahap pertama untuk Lansia peserta vaksinasi yang datang ke Puskesmas, harus mendaftarkan dirinya terlebih dahulu dengan memberikan KTP kepada petugas pendaftaran, kemudian dilakukan pengecekan tekanan darah serta skrining oleh petugas kesehatan, Vaksinasi dapat dilakukan jika sudah mendapatkan rekomendasi dari petugas skrining hingga dapat dilakukan penyuntikan vaksin tahap pertama, Kamis, (1/4/2021).
Selanjutnya, Kurnia mengatakan Untuk Kegiatan Vaksinasi untuk Lansia dilaksanakan selama dua hari pada hari kamis dan Jumat (29,30) April,
“Vaksinasi untuk Lansia kita laksanakan 2 hari Kamis dan Jumat, tapi kita evaluasi hari ini klo masih ada kendala, misalnya sakit, mau ga mau Sabtu kita pelayanan lagi,”terangnya pada awak media.
Kurnia, berharap kepada masyarakat Kecamatan Weleri di 8 Desa agar tetap patuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak meskipun sudah divaksinasi.
Lanjut, Plt Camat Weleri, Edi Secara terpisah mengatakan, Kami sudah menginstruksikan kepada kepala desa, untuk meneruskan Bidan Desa, serta posyandu untuk mendata yang divaksinasi pada tahap pertama di wilayah kecamatan Weleri, agar Lansia bisa divaksinasi.
“Saya sudah memberitahukan kepada masyarakat khususnya untuk para Lansia yang berusia di atas 60 tahun agar segera datang ke puskesmas untuk melakukan vaksinasi tahap pertama dan kini sudah dilakukan vaksinasi tahap dua berjalan dengan lancar,”terangnya.
“Alhamdulilah tidak ada keluhan terutama bagi Lansia yang tidak mempunyai riwayat Sakit Kronis saat divaksin, Jika screaning dilakukan ada punya riwayat komplikasi dipastikan, Pihak Puskesmas tidak berani melakukan Vaksin,”pungkas Edi.
Salah satu penerima Vaksinasi Sinovac, Sumiyati, (68) Warga Desa Nawangsari, Merasa bersyukur dan terbantu adanya program pemerintah ini.
“Diusia yang sudah tua ini, masih bisa aktivitas dan melakukan ibadah puasa, semoga Allah berikan kesehatan,”harapnya.
Alhamdulillah saat disuntik pertama tidak merasakan sakit atau mual, di vaksin tahap kedua pun demikian,Semoga virus ini cepat hilang dan aktivitas warga bisa normal kembali,”ucapnya.
(mr/syi)
