Sat Pol PP Dairi Dan Pedagang Tarik Menarik,Kaki Artha Patah

Sat Pol PP Dairi Dan Pedagang Tarik Menarik,Kaki Artha Patah
Bagikan

METRORAKYAT.COM,DAIRI – Artha Sitanggang (22) warga Jalan Cipta Desa Huta Rakyat mengalami patah kaki diatas pergelangan tumit kaki kanan dan diduga akibat diinjak oknum Sat Pol PP Dairi, Sabtu lalu di seputaran pusat pasar sidikalang. Saat ini ia menjalani pengobatan terapi.

Diceritakannya, saat mengantar nasi orang tuanya yang berjualan diatas trotoar ada penertiban pedagang yang dilakukan Sat Pol PP , PD Pasar Sidikalang,Polisi,TNI persis dilokasi tempat orang tuanya Gokma Uli boru Naibaho berjualan .

Ia melihat anggota Sat Pol PP hendak mengamankan satu unit beko sorong (angkong),lalu ia meminta agar tidak diangkut sampai terjadi tarik menarik antara Arta dengan oknum Sat Pol PP. Pasca tarik menarik tiba – tiba oknum Sat Pol PP lain datang menghampiri Arta lalu menginjak kaki kanan Arta sambil menarik baju Arta ke arah belakang.Saat itulah Arta terduduk dan saat mau berdiri tidak bisa lagi dan mengetahui kakinya patah.

” Tidak bisa lagi aku berdiri mau jalan, lalu warga pedagang menolong dan melarikan saya ke Klinik Katolik yang persis ada dekat lokasi kejadian ,” sebut Arta

Menurutnya para pedagang yang melihat kondisi Arta atas kejadian itu,Arta dilarikan ke klinik Katolik dekat lokasi kejadian.Hasil rontgen ke RSUD Sidikalang Arta mengalami patah kaki.Keluarga Arta sepakat melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan laporannya sudah diterima Polsek Kota Sidikalang Sabtu (05/04/2021).

Sekretaris Sat Pol PP Mariady Simanjorang membenarkan ada penertiban pedagang yang dikordinatori Sat Pol PP.Dugaan kekerasan oknum Sat Pol PP yang menyebabkan seorang pedagang mengalami patah kaki, Mariyadi mengatakan nanti dikonfirmasi Kasat.

Tidak Menganiaya

Kasat Pol PP Dairi Eddy Banurea yag dihuungi Minggu (11/4/2021) mengatakan proses peristiwa itu sudah ditangani pihak berwajib. ” Kalau menurut penuturan anggota yang turun ke lapangan memang terjadi tarik menarik di lapangan dan anggota kita tidak ada yang memijak kaki siapapun, ” ujarnya.

Ditambahkannya,dua orang personilnya dipukul oknum pedagang dan juga sudah ditangani pihak yg berwajib.
” Kalau soal kaki patah sebaiknya ditanyakan ke pihak RSUD yg sudah melakukan pemeriksaan kepada Artha. Mengenai penertiban dilakukan setelah adanya pendekatan secara persuasif supaya tidak berjualan di trotoar maupun di badan jalan mulali subuh pukul 04.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.Bagi yg tidak mengindahkan himbauan tim penataan dan penertiban pasar mengangkat barang dagangannya.Saat itulah terjadi tarik menarik antara petugas dengan pedagang.

Ditegaskannya ,semua pihak tidak ada yg menginginkan insiden itu terjadi tapi diharapkan semua pihak juga menduking upaya pemerintah dalam menata pasar. (mr/jop).

Admin Metro Rakyat News