Puasa Ramadhan Dan Idul Fitri, Stok Kebutuhan Pangan Pokok dan Strategis Di Sumut Surplus

Puasa Ramadhan Dan Idul Fitri, Stok Kebutuhan Pangan Pokok dan Strategis Di Sumut Surplus
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Situasi ketersediaan kebutuhan pangan atau pokok yang strategis dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) menjelang puasa ramadhan dan idul fitri 1442 H di Sumatera Utara (Sumut), disebutkan cukup hingga usai lebaran.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Azhar Harahap, melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan DKPP Provsu, Lusiantini, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DKPP Provsu, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (12/04/2021).

“Dalam menyambut HKBN Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H, secara keseluruhan, ketersediaan pangan yang pokok dan strategis di Sumut dalam kondisi aman. Beberapa komoditas pangan yang mengalami surplus, yakni beras, jagung, kedelai, bawang merah, cabai merah, daging ayam, daging sapi, telur ayam, minyak goreng, dan gula pasir,” ucap Lusiantini.

Sedang komoditas bawang putih, disebutnya defisit karena kurangnya produksi lokal dan nasional.

“Ketersediaannya saat ini diimpor dari China,” katanya.

Disebutkannya kalau harga kebutuhan pangan relatif stabil di pasar terkecuali harga cabai merah yang mengalami kenaikan dikisaran Rp 36 ribu hingga Rp 37 ribu per kilonya. Hal ini disebabkan kurangnya pasokan cabai merah dari petani akibat pengaruh cuaca ekatrem dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

“Rencana ketersediaan produksi cabai merah per April 2021 sebesar 18.739 ton dengan asums kebutuhan sebanyak 11.336 ton sehingga diperkirakan ada surplus sekitar 7.403 ton,” terangnya.

Sementara, Kabid Peternakan DKPP Provsu, Yusranaria, yang turut hadir, menyampaikan bahwa harga daging sapi cenderung berfluktuasi yanki dikisaran harga Rp 125 ribu hingga Rp 126 ribu per kilogramnya.

“Hal ini sering terjadi seiring meningkatnya permintaan daging sapi mendekati Puasa Ramadhan dan Idul Fitri. Namun melihat kondisi pandemi covid saat ini, dimana pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, diperkirakan kebutuhan akan daging sapi menurun,” ungkapnya.

Yusranaria mengatakan kalau stok daging sapi menjelang ramadhan ini di DKPP Provsu ada sekitar 4.263 ekor dengan kebutuhan diperkirakan 1.186 ekor sehingga ada surplus 3.077 ekor.

“Pada Mei 2021 nanti, DKPP Provsu ada surplus daging sapi sekitar 3.209 ekor dan di Juni 2021 ada surplus sebesar 3.464 ekor,” jelasnya.

Kabid Kesehatan Hewan DKPP Provsu, Muhamin Damanik, yang juga hadir, menegaskan bahwa hewan yang tersedia di Sumut untuk kebutuhan Puasa Ramadhan dan Idul Fitri nanti ada dalam kondisi sehat.

“Secara keseluruhan, kondisi kesehatan hewan ternak, seperti ayam, sapi ataupun kerbau yang telah disiapkan menjelang HBKN di Sumut saat ini, telah dilakukan pemeriksaannya dan aman untuk dikonsumsi,” jelasnya singkat.

Dari data yang diberikan DKPP Provsu, stok beras per April 2021 sebesar 991.449 ton dengan perkiraan produksi sebesar 169.083 ton sehingga potensi ketersediaan sebesar 1.160.532 ton. Perkiraan kebutuhan sebesar 152.868 ton.

Stok jagung per April 2021 sebesar 287.893 ton dan perkiraan produksi dari petani sebesar 73.034 ton dengan potensi ketersediaan sebesar 360.927 ton. Sementara perkiraan kebutuhan sekitar 123.011 ton.

Komoditas kedele, stok yang tersedia di DKPP Provsu per April 2021 sebesar 28.835 ton dengan perkiraan produksi hanya 73 ton sehingga potensi ketersediaannya sebesar 30.019 ton dan perkiraan kebutuhan sebesar 14.672 ton. (MR/Sipa Munthe)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.