Kadis Kesehatan Medan Dipecat, Bobby Diminta Buktikan Kinerja
METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Dua wakil rakyat di Senayan Jakarta mengomentari sikap Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait pemecatan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Medan. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Bobby bijak menerima kritikan, sedangkan Pimpinan Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang memuji keberanian Bobby.
Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Romo HR Muhammad Syafi’i terlibat saling sindir dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait pemecatan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Medan.
“Kepala daerah mestinya bijak dan menerima dengan tangan terbuka kritik dari siapa pun. Jangan malah balas-membalas. Buktikan saja dengan kinerja,” kata Mardani kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).
Anggota Komisi II ini menilai wajar jika seorang kepala daerah mendapat kritik dari banyak pihak. Meski begitu, dia meminta agar tidak saling serang.” Wajar jika kepala daerah mendapat komen dari banyak pihak. Apalagi Romo Syafi’i anggota Dewan berasal dari Sumatera Utara,” ujarnya.
“Di bulan Ramadhan, enak tidak saling serang, tapi saling menasihati atau mengirim kebaikan. Kita para elite enak menunjukkan bisa rukun walau beda pendapat,” lanjut Mardani.
Diketahui, Bobby dan Romo Syafi’i terlibat saling sindir. Ketegangan di antara keduanya merupakan buntut pencopotan Kadis Kesehatan Medan Edwin.
Dilihat detikcom, Selasa (27/4), sindiran terhadap Bobby itu disampaikan Romo Syafi’i lewat akun Instagram @romo.syafii. Dia mengatakan Bobby sudah ketularan kebiasaan berbohong.
“Ternyata Bobby sudah ketularan kebiasaan berbohong di awal masa jabatannya terkait dengan pencopotan Kadis Kesehatan Medan,” tulis akun tersebut.
“Katanya telah mengingatkan berkali-kali Kadis soal COVID-19, padahal itu tidak dilakukannya, apalagi dia baru saja menjabat Wali Kota Medan,” tulis akun itu.
“Tetapi itu digagalkan Bobby dengan kerumunan masa kampanye Wali Kota Medan, kerumunan di Kesawan setiap malam tanpa prokes,” tulisnya.
Bobby Nasution pun membalas posting-an Romo itu. Melalui akun Instagram miliknya, @bobbynst, Bobby menyebut Kadis Kesehatan yang dia berhentikan merupakan keluarga Romo Syafi’i.
“Saya tau pak KADIS KESEHATAN yg saya BERHENTIKAN merupakan BESAN dari bapak ROMO, tapi ini sudah ada dasarnya dari INSPEKTORAT KOTA MEDAN,” balas Bobby dengan akun resminya.
Memuji
Sedangkan Pimpinan Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Junimart Girsang memuji keberanian Bobby memecat Kadis Kesehatan Medan.
“Urusan pemerintahan di Kota Medan adalah tanggung jawab Wali Kota Medan. Wali kota, dalam mengambil sikap untuk merotasi OPD, tentu sudah melalui tahapan yang matang dan cerdas, dalam rangka mewujudkan pemerintahannya bisa bersinergi membangun Kota Medan. Pembangunan akan bisa terwujud bila SDM yang di bawahnya mendukung program wali kota,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang, kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).
Junimart melihat Bobby saat ini sedang membenahi SDM Pemkot Medan. Dia mengambil contoh ketika Bobby langsung mengganti lurah yang ketahuan mengambil pungli.
“Bobby saya lihat sedang dalam posisi itu, pembenahan SDM. Sebagai contoh, ketika dia mendapat informasi adanya praktik pungli di Kelurahan Sukadame Timur, Medan, langsung ke kelurahan dan menemukan fakta dari laporan itu. Bobby langsung mengambil tindakan konkret mengganti lurah tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Junimart menilai ketegasan Bobby merupakan bagian dari semangat ‘membersihkan’ kota Medan. Begitu juga pemecatan kadis kesehatan, yang diyakini merupakan bagian dari pembenahan SDM.
“Ini menunjukkan semangat dan ketegasannya untuk membersihkan kota Medan dari tangan-tangan pemimpin yang bekerja tidak sesuai dengan aturan dan mempermalukan wali kota. Pemutasian Kadis Kesehatan dan kadis lainnya menjadi hak prerogatif wali kota sesuai tupoksi berdasar asas-asas pemerintahan yang baik,” sebut Junimart.
“Saya yakin masyarakat Kota Medan pasti mendukung ketegasan wali kota ini. Dia ingin mewujud realisasikan janji-janji kampanyenya secara konsisten tanpa melanggar hukum,” imbuhnya.(mr/dc)

