Kabupaten Langkat Dikenal Sebagai Tanah Bertuah, Sangatlah Pantas Untuk Menjaga Marwah Tanah Tersebut
METRORAKYAT.COM, LANGKAT – Semakin hari semakin memanas perseteruan bak antara pejabat-pejabat Langkat dan aktivis-aktivis yang berani menyuarakan ketidakadilan yang terjadi di Kabupaten Langkat, lantas hal ini menjadi kisruh perang sosial media seolah mencari celah kebenaran terhadap dirin sendiri. Ditulis pada Minggu (4/April/2021).
Penelusuran Tim awak media terhadap beberapa akun sosial media pejabat Langkat menuai kontroversi, karena fakta yang diketahui awak media saat ini bahwa kabupaten Langkat saat ini sedang digempur dengan tudingan dugaan kasus korupsi yang sedang digaungkan oleh para aktivis-Sumut di kabupaten Langkat.
Kabupaten Langkat dikenal sebagai tanah bertuah serta sangat pantas untuk menjaga marwah tanah bertuah tersebut, untuk itu aktivis-aktifvis Sumut kabupaten Langkat terbakar jiwa nya untuk menyelamatkan martabat kabupaten Langkat dari para koruptor yang ada disana. Sering terlihat aktivis-aktivis berdemo di beberapa tempat lokasi pemegang peran penting, untuk kemajuan kabupaten Langkat agar mengusut tuntas masalah dugaan kasus korupsi yang ada di kabupaten Langkat.
Mahasiswa asal Kabupaten Langkat, Bung Zulfahmi fikri menjelaskan agak sedikit heran dengan sikap bupati Langkat karena setelah terjadi nya pelaporan dugaan korupsi bupati Langkat, sikap bupati Langkat terlalu berlebihan menyikapi isu narkoba, padahal sebelum terjadinya pelaporan dugaan korupsi tersebut sikap bupati Langkat biasa-biasa saja, tidak seperti saat ini menyikapi isu narkoba sangat berlebihan,
Saya menduga, isu narkoba hanyalah sebatas pengalihan saja yang dilakukan nya untuk menutupi dugaan kasus korupsi yang sedang mencuat, dan jika bupati Langkat benar-benar tidak terlibat dalam dugaan tersebut, seharusnya beliau santai saja dalam menghadapi pelaporan tersebut, karena sikap tenang akan mampu menghadirkan sikap jernih untuk memikirkan kondisi perbaikan jalan rusak yang ada di kabupaten Langkat.
Dan saya juga berpesan kepada simpatisan bupati Langkat untuk tetap santai dalam menyikapi tudingan tersebut, serahkan saja kepada pihak yang menindak lanjuti laporan tersebut serta jangan baper (bawa perasaan) terkait laporan tersebut. Ditulis oleh Zulfahmi Fikri, Aktivis Mahasiswa Asal Langkat


