Zahir : Akibat Pandemi Covid-19, Jumlah Pengangguran di Sumut Melonjak
METRORAKYAT.COM, BATU BARA – Bupati Batu Bara Ir. Zahir MAP bersama Ketua TP PKK, Sekretaris Daerah dan beberapa kepala OPD Batu Bara, di sela-sela kegiatan Pemulangan 221 TKI Batu Bara yang menjadi pengangguran di Malaysia, tepatnya di Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai, Sumatera Utara sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, pada Rabu (10/02/2021).
Zahir mengatakan, jumlah pengangguran di Sumut adalah akumulasi pengangguran di Kabupaten/Kota terus melonjak hampir di semua daerah di Indonesia disebabkan pandemi covid-19.
Lanjut Zahir, dari data BPS Sumut diketahui bahwa, jumlah pengangguran meningkat sebanyak 109.000 orang dari tahun 2019 ke tahun 2020 dan itu terjadi disebabkan adanya pandemi Covid -19. Ini terjadi bukan hanya di Sumatera Utara saja, akan tetapi, hampir diseluruh Provinsi yang ada di Indonesia.
“Akibat wabah covid ini tentunya sangat berdampak pada semua sektor secara menyeluruh bagi kehidupan masyarakat di sumatera utara, termasuk Kabupaten Batu Bara. Dan kita harus merasa ini adalah tanggungjawab kita bersama baik di Pemerintahan Provinsi, Kabupaten/Kota, semua sektor dan semua Lembaga, karena wabah tidak ada yang tahu dan mau,” sebut Zahir.
Selain itu, tambah Zahir, seperti yang kita ketahui bersama baik dari media elektronik maupun media sosial, Presiden Joko Widodo selalu menghimbau Pemerintah secara terstruktur baik pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota harus bersinergi bersama menanggulangi pengangguran yg disebabkan dampak covid -19. Jadi, sangat keliru kalau ada yg mengatakan pengangguran melonjak hanya di Sumut saja. Bahwa kenaikan angka pengangguran di Provinsi Sumatera Utara, tidak hanya menjadi tanggungjawab Gubsu Edy Rahmayadi saja, tetapi menjadi tanggungjawab Bupati dan Walikota se-Sumatera Utara.
Dan peningkatan pengangguran juga terjadi akibat PHK di sejumlah perusahaan dan menyempitnya lapangan pekerjaan yang tentunya hal ini akibat wabah covid 19 yang masih belum selesai. Ujar Zahir.
Untuk itu, Zahir menghimbau dan mengajak semua elemen masyarakat dan Pemerintah Daerah secara terstruktur sampai ketingkat Dusun, RT dan RW agar saling bekerja sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar ekonomi negara kita kembali pulih. “Dan saya menghimbau dan mengajak kita semua tetap patuhi Protokol Kesehatan dengan menerapkan 3M memakai masker mencuci tangan menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” pungkasnya. (MR/PS)


