Kota Adipura, Kantor Walikota Langsa Rusak Tidak Ada Perbaikan Kami Selaku Masyarakat Malu
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Kantor Walikota Langsa sebagai representasi gedung kantor pelayanan publik seharusnya terus terjaga sebagai kantor pemerintah dalam memberikan pandangan rapi tertata secara struktur pisik.
Kalo jelek serta adanya rusak tak diperbaiki menjadi pertanyaan bagi publik. Sisi lain masyarakat beranggapan perawatan gedung dalam anggaran sudah diprediksikan menjadi rutinitas pekerjaan tata kelola bagian umum yang sepenuhnya bertanggung jawab seluruh estetika area Walikota.
Sebut saja Rifal (34) warga gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota – Kota Langsa Aceh. saat dirinya melihat flapon teras rusak dan terkelupas, kok bisanya gak segera diperbaiki, artinya heran saja, hingga melihat tak percaya, Malu kami sebagai masyarakat yang katanya Kota adipura dapat penghargaan.Ternyata kantornya begini rupanyat,” tandasnya
Dipandangnya juga gak enak, apalagi kalo flapon dan papan resplang sudah rusak kondisi sudah keropos, tepatnya disamping ATM tampak jelas. Diketahui sangat tahu perangai Walikota Langsa Usman Abdullah ( Toke Seu’um ) adalah pimpinan wilayah yang sangat concern masalah kebersihan maupun penataaan gedung yang indah dan rapi, tambah Rifal ( 04/01/2022 ).
Dikatakan nya lagi, kantor pelayanan masyarakat di lingkungan Pemko Langsa sudah seharusnya bisa nyaman dikunjungi warganya setiap harinya.
“Kalau kantor Pemerintah rusak dan berantakan itu bukannya ada biaya perawatan setiap tahunnya. kenapa tidak ada perbaikan,” tanya Rifal. ( MR/DANTON )
