Kegiatan Satpol PP Dengan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Mubajir, Tidak Menyentuh Seluruh Kecamatan di Kabupaten Karimun

Kegiatan Satpol PP Dengan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Mubajir, Tidak Menyentuh Seluruh Kecamatan di Kabupaten Karimun
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengadakan kegiatan Sosialisasi bahaya narkoba dan minuman keras, Sabtu 19 desember 2020, di hotel Alisan kelurahan kapling kecamatan Tebing kabupaten Karimun.

Kegiatan tersebut berlangsung satu hari untuk empat kecamatan di pulau Karimun, yakni Meral, Meral Barat, Karimun dan Tebing.

Berdasarkan informasi yang di himpun metro news, dari PPTK, kegiatan tersebut merupakan yang kedua kalinya setelah bulan awal November kemarin di adakan di pulau Kundur, yakni di kecamatan Kundur Barat.

Ironisnya, kegitan tersebut tidak merata untuk setiap perwakilan kecamatan yang ada di kabupaten Karimun, termasuk Moro, Durai dan Buru, meski telah menggunakan anggaran ratusan juta rupiah.

Di dalam acara itu tampak hadir sebagai pembicara Kepala BNN Kepri, Brig Richard Nainggolan juga Plt Kasat Pol PP Provinsi dan Dr Sulaiman mewakili dinas kesehatan kabupaten Karimun.

Ketua Panitia Kegiatan tersebut Azis mengatakan, bahwasa nya kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir tingkat kejahatan bagi para generasi muda dalam bentuk miras dan bahaya narkoba, sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa narkoba dan minuman keras itu adalah merusak bagi masa depan generasi bangsa.

Kegiatan yang menghabiskan anggaran ratusan juta tersebut, juga tampak di hadiri puluhan mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di bumi Berazam, meskipun juknisnya mengundang sepuluh orang dari setiap kecamatan dari empat kecmatan di pulau Karimun.

Terkait ke tidak ikut sertaan dari beberapa kecamatan di kabupaten karimun, awak media ini berusaha konfirmasi dengan Kasat Pol PP Kab Karimun, lewat telepon namun beliau tidak berkenan mengangkat telepon nya.

TERKAIT ANGGARAN, PANITIA DI DUGA LOBI WARTAWAN UNTUK TIDAK DIPUBLIKASIKAN

Sehari sebelum berita ini di muat, kabiro Metro rakyat news, mengaku mendapat telepon yang di duga merupakan teman dari salah seorang pembantu PPTK kegiatan tersebut, berinisial (P). Beliau meminta untuk tidak di publikasi kan terkait anggaran kegiatan, sebab oknum pembantu PPTK merasa khawatir jika kegiatan tersebut menjadi bahan perhatian publik, namun kabiro metrorakyat.com, menolak permohonan tersebut. (MR/Baho)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.